Eks Kades di Garut Ditahan Polda Jabar, Diduga Korupsi Dana Desa Rp2,3 Miliar untuk Kepentingan Pribadi

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Tim Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat menahan seorang mantan kepala desa di Kabupaten Garut berinisial HS terkait dugaan kasus korupsi dana desa.

HS yang merupakan mantan Kepala Desa Panggalih, Kecamatan Cisewu, diduga menyalahgunakan anggaran dana desa tahun anggaran 2016 hingga 2018 yang bersumber dari APBN dengan total mencapai Rp2,3 miliar.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat, Kombes Pol Wirdhanto Hadicaksono, membenarkan penanganan perkara tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (25/2/2026) malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Benar, kasus ini sedang ditangani penyidik dan berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dana desa,” ujarnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, HS yang menjabat sebagai Kepala Desa Panggalih periode 2013–2019 diduga memanfaatkan dana desa tidak sesuai peruntukannya, termasuk untuk kepentingan pribadi seperti pembayaran utang.

Baca Juga:  Momentum Harlah IPNU: Dispora Puji Dedikasi Pelajar NU dalam Pembangunan Daerah

Hasil audit Inspektorat Kabupaten Garut menemukan adanya kerugian keuangan negara sebesar Rp643.762.359 akibat perbuatan tersangka.

Dalam menjalankan aksinya, HS diduga memerintahkan perangkat desa menarik dana dari rekening kas desa dengan alasan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur serta program pemberdayaan masyarakat.

Namun, sebagian dana yang telah dicairkan justru diminta kembali oleh tersangka dan tidak disalurkan kepada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sebagaimana mestinya.

Saat ini, penyidik masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain.(Red)

 

Sumber: Detik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo
Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.
Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara
Menembak Begal*
‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha
Warga Rancaekek Gempar, Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Citarik
KDS Berikan Beasiswa S2 untuk Duta Pesantren Kabupaten Bandung
Kekuatan Nama ‘Dedi’ di Jawa Barat: Kang Dedi Mulyadi Kumpulkan Sesama Pemilik Nama, Langsung Viral
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:59 WIB

Warga Gedebage Geger, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengapung di Sungai Cinambo

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:50 WIB

Purworejo – Kurang lebih setahun tembok Omah Lembu Farm Desa Seren RT.02 RW. 06 Kecamatan Gebang Kabupaten Purworejo Jawa Tengah ambrol, ambrolnya tembok ini di duga akibat erosi dari sungai Dulang karena tidak adanya penahan arus sungai/ bronjong.

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Ogan Ilir Gerak Cepat Tangani Kebakaran Kantor Lurah Tanjung Raja Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:55 WIB

‎Silaturahmi HMWS Bersama Mahasiswa Aceh Singkil Digelar Sukses dalam Tajuk Kenduri Hari Raya Idul Adha

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB