Tirta Raharja Genjot Akses Air Bersih: JDU Rancamanyar-Rancamulya 50% Rampung, Target 1.000 SR Baru

Berita74 Dilihat

BANDUNG KOMPAS1.ID
Komitmen Perumda Air Minum Tirta Raharja dalam melayani kebutuhan warga Kabupaten Bandung terus dibuktikan dengan kerja cepat. Saat ini, proyek pembangunan Jaringan Distribusi Utama (JDU) yang menghubungkan Desa Rancamanyar dan Desa Rancamulya telah mencapai progres fisik 50 persen dari total panjang jalur sekira 3 kilometer.

Pembangunan infrastruktur ini dimulai pada awal April 2026. Dalam waktu hanya sekitar satu bulan, separuh dari total jaringan pipa utama sudah berhasil terpasang. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan pihak pengelola air minum daerah tersebut dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih.

banner 336x280

Sosialisasi dan K3 Jadi Prioritas

Kelancaran proyek ini tidak lepas dari upaya sosialisasi yang intensif kepada warga dan Pemerintah Desa setempat sejak tahap awal. Hasilnya, pembangunan berjalan kondusif tanpa adanya hambatan atau gejolak di lapangan.

Selain kecepatan, aspek keselamatan kerja juga sangat diperhatikan. Para pekerja dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, penerapan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat, serta pemasangan papan informasi proyek secara transparan. Hal ini dilakukan sebagai wujud kepatuhan terhadap regulasi dan keterbukaan informasi kepada publik.

Target 1.000 Sambungan Baru

Jaringan Distribusi Utama ini diproyeksikan mampu melayani hingga 1.000 Sambungan Rumah (SR) baru. Artinya, sebanyak 1.000 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Rancamanyar dan Rancamulya akan segera dapat menikmati pasokan air minum yang aman, sehat, dan berkelanjutan melalui pipa.

Dengan adanya jaringan baru ini, warga yang selama ini mengandalkan sumber air dari sumur atau air tanah kini bisa beralih ke layanan perpipaan yang kualitasnya lebih terjamin.

Investasi Jangka Panjang

Pihak Humas Perumda Tirta Raharja menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar pemasangan pipa, melainkan investasi jangka panjang bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Ini investasi jangka panjang untuk kesehatan dan kesejahteraan warga. Partisipasi masyarakat dalam menjaga infrastruktur menjadi kunci agar layanan ini bisa awet puluhan tahun,” ujarnya.

Dengan selesainya proyek ini, cakupan layanan Tirta Raharja di Kabupaten Bandung diharapkan semakin luas dan merata.

(Red & Tim Kompas1.Id)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *