‎BUPATI ACEH SINGKIL DORONG PENGUATAN TRANSPORTASI TERPADU DALAM ‎RAPAT KOORDINASI DENGAN KEMENHUB RI

Berita, Daerah392 Dilihat


Dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur transportasi, Bupati Aceh
‎Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, melakukan rapat koordinasi strategis bersama Kementerian
‎Perhubungan Republik Indonesia, Selasa (5 Mei 2026).

‎Pertemuan tersebut berlangsung bersama Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan
‎Multimoda, serta melibatkan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Laut, dan Darat.

‎Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Aceh Singkil, serta Wali Kota Subulussalam, sebagai
‎bentuk penguatan sinergi antar daerah.

‎Dalam rapat tersebut, Bupati Aceh Singkil menyampaikan sejumlah usulan strategis yang
‎menjadi kebutuhan mendesak masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas wilayah
‎kepulauan dan daerah terpencil.

‎Salah satu poin utama yang disampaikan adalah rencana perpanjangan runway Bandara
‎Syekh Hamzah Fansuri guna memungkinkan operasional pesawat jenis ATR dan Wings Air.

‎Selain itu, Bupati juga mengusulkan penambahan kuota penerbangan serta pembukaan rute
‎baru Singkil–Banda Aceh untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
‎Tidak hanya sektor udara, perhatian juga diberikan pada transportasi darat dan laut.

‎Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengajukan permohonan bantuan bus sekolah guna
‎menunjang mobilitas pelajar, terutama di wilayah yang sulit dijangkau.

‎Di sektor kelautan, Bupati turut mengusulkan perbaikan pelabuhan kapal ferry di Pulau Banyak,
‎termasuk pembenahan struktur dolphin atau pembangunan fasilitas baru demi meningkatkan
‎keselamatan dan kenyamanan layanan penyeberangan.

‎Selain itu, disampaikan pula kebutuhan pengembangan pelabuhan di Pulau Banyak Barat
‎sebagai upaya memperkuat konektivitas antar pulau, serta pengadaan rakit penyeberangan
‎untuk Desa Serasa guna mempermudah mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

‎Bupati Aceh Singkil menegaskan bahwa pembangunan sektor transportasi merupakan kunci
‎utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya bagi wilayah kepulauan
‎seperti Aceh Singkil.
‎“Kami berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat agar konektivitas di Aceh Singkil
‎semakin baik.

Transportasi yang memadai akan membuka akses ekonomi, pendidikan, dan
‎pelayanan masyarakat secara lebih luas,” ujarnya.
‎Dengan transportasi yang lebih terintegrasi, diharapkan tercipta peluang baru bagi
‎pengembangan UMKM, pariwisata berbasis komunitas, serta peningkatan akses layanan
‎kesehatan yang lebih merata.

‎Rapat koordinasi ini menjadi langkah konkret Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam
‎memperjuangkan kebutuhan daerah di tingkat pusat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas
‎sektor dan wilayah dalam mewujudkan sistem transportasi yang terintegrasi dan berkelanjutan.

‎Reporter Sabri

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *