Sensus Ekonomi 2026, Pemkab Bandung Dorong Modernisasi Usaha dan Ketepatan Sasaran Kebijakan

Berita387 Dilihat


Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Hal ini ditandai dengan kegiatan sosialisasi yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, di Gedung Moch Toha, Soreang, Rabu (29/04/2026).

Dalam sambutannya, Cakra Amiyana menegaskan bahwa sensus ekonomi menjadi instrumen penting dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan berbasis data akurat.

banner 336x280

“Kita harus meyakini bahwa data yang baik akan menghasilkan keputusan yang tepat. Akurasi data adalah kunci meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi dasar dalam penanganan berbagai isu strategis, seperti ketahanan pangan, banjir, hingga pengelolaan sampah berbasis TPS3R,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung, Dadang Komara, menyoroti pentingnya modernisasi pola usaha melalui pemanfaatan teknologi. Menurutnya, langkah ini dapat meningkatkan efisiensi kerja serta daya saing pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi saat ini.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah mendorong penerapan regulasi pengupahan berbasis hasil kerja karyawan sebagai bagian dari upaya peningkatan produktivitas. Selain itu, dalam rangka memperingati Hari Buruh, pihaknya menginisiasi aksi penanaman pohon yang melibatkan 1.000 pekerja sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Lebih lanjut, Cakra Amiyana menjelaskan bahwa pemerintah tengah melakukan transformasi menuju penerapan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini diharapkan mampu memastikan penyaluran bantuan pemerintah lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung, Agus Nuwibowo, memaparkan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi momentum penting dalam memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi dan potensi ekonomi di Kabupaten Bandung.

Data yang dihasilkan nantinya tidak hanya menjadi dasar perencanaan pembangunan, tetapi juga sebagai rujukan dalam pengambilan kebijakan strategis di berbagai sektor.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, BPS, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan Sensus Ekonomi 2026 mampu mendorong stabilitas ekonomi serta menciptakan keuntungan bersama bagi pengusaha dan pekerja, sejalan dengan visi terwujudnya Kabupaten Bandung yang BEDAS

Andri

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *