GPPM Demo Kantor Bupati Aceh Singkil, Soroti Aktivitas PT Nafasindo

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id –
Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat (GPPM) menggelar aksi demonstrasi di Kantor Bupati Aceh Singkil.

‎Aksi berlangsung usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Aceh Singkil, Senin, 27 April 2026.

‎Massa menyoroti aktivitas PT Nafasindo yang dinilai bermasalah, mulai dari dugaan kerusakan lingkungan hingga minimnya tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

‎Massa turut membawa spanduk serta menyampaikan orasi.

‎Koordinator aksi, Masdi Munthe, menyebut pihaknya menemukan sejumlah persoalan terkait aktivitas perusahaan di Desa Sebatang dan Pertampakan, Kecamatan Gunung Meriah.

‎”Kami duga perusahaan tidak peduli terhadap lingkungan dan sosial,” ujar Masdi dalam orasinya.

‎Selain itu, GPPM menilai keberadaan PT Nafasindo belum memberi dampak positif bagi masyarakat.

‎Mereka juga mempertanyakan transparansi operasional serta perizinan perusahaan tersebut.

‎Dalam tuntutannya, massa meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dan aparat penegak hukum segera turun tangan.

‎Mereka mendesak Kapolres Aceh Singkil membentuk tim khusus untuk menyelidiki aktivitas perusahaan.

‎Tak hanya itu, GPPM juga meminta Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, memanggil pimpinan PT Nafasindo untuk dimintai klarifikasi.

‎Namun, dalam aksi tersebut, massa tidak mendapat tanggapan langsung dari bupati.

‎Masdi menilai ketidakhadiran kepala daerah tersebut sebagai bentuk ketidakresponsifan terhadap kritik masyarakat.

‎”Kami akan datang kembali minggu depan, tapi bukan di kantor bupati atau polres, melainkan di lokasi jalan yang rusak,” tegasnya.

‎GPPM juga menyoroti keberadaan aparat Brimob di area perusahaan yang dinilai tidak sesuai dengan fungsi pengamanan. Mereka meminta agar aparat tersebut ditarik.

‎Sebelum di kantor bupati, massa terlebih dahulu menggelar orasi di depan Mapolres Aceh Singkil.

‎Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan.

‎Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak PT Nafasindo maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil terkait tuntutan yang disampaikan massa.

‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Sepanjang Maret 2026, wilayah Jawa Barat dan sekitarnya tercatat diguncang hingga 111 kali gempa bumi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?
*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*
Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras
Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan
**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**
📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak
Hasil Pemilihan Anggota BPD Desa Sarimahi Ciparay: Ini Daftar Calon yang Lolos ke Parlemen Desa
Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 15:37 WIB

SUARA DARI PEDALAMAN: UNTUK APA MEMILIKI WAKIL RAKYAT JIKA RAKYAT MASIH TERTINGGAL?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:25 WIB

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:16 WIB

Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WIB

Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:51 WIB

**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**

Berita Terbaru