Cemburu Berujung Sadis: Pria di Garut Diculik, Dianiaya, dan Dipaksa Makan Kotoran Ayam

Berita21 Dilihat

KOMPAS1.id || Peristiwa keji menimpa Ahmad (24), seorang pemuda asal Garut, Jawa Barat. Ia menjadi korban penculikan dan penganiayaan brutal yang dilakukan oleh empat orang pelaku, dipicu oleh motif asmara.

Kejadian bermula saat Ahmad menghadiri takziah di rumah nenek kekasihnya pada Senin (20/4).

banner 336x280

Di tengah suasana duka, muncul DN (32), mantan suami dari kekasih Ahmad.

Tanpa alasan yang jelas, cekcok terjadi dan berujung pada aksi pemukulan terhadap korban, meski sempat dilerai. Namun konflik tersebut tidak benar-benar berakhir.

Keesokan harinya, Selasa (21/4) sekitar pukul 09.00 WIB, DN bersama tiga rekannya—AK (28), MR (37), dan CS (46)—mendatangi Ahmad di sebuah bengkel di kawasan Leuwiereng, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikajang. Saat itu, Ahmad sedang menambal ban mobilnya.

Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung menyerang. Ahmad dipukuli secara brutal, lalu dipaksa naik ke sepeda motor dan dibawa ke rumah DN.

Di lokasi tersebut, kekerasan semakin menjadi. Ahmad tidak hanya dipukuli, tetapi juga diperlakukan secara tidak manusiawi. Ia disiram dengan campuran oli bekas dan air, bahkan dipaksa memakan kotoran ayam.

Kapolsek Cikajang, AKP Patri Arsono, menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan yang sangat keji dan merendahkan martabat manusia.

Motif di balik aksi ini diketahui karena cemburu. DN tidak terima mantan istrinya menjalin hubungan dengan Ahmad, sehingga melampiaskan emosinya dengan cara brutal.

Setelah penyiksaan selesai, Ahmad ditinggalkan dalam kondisi luka-luka. Beruntung, ia masih selamat dan berhasil melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Polisi kini telah mengamankan keempat pelaku. Mereka dijerat dengan pasal penculikan dan pengeroyokan, dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.

 

 

Sumber: Detik

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *