Melonjaknya harga elpiji nonsubsidi hingga Rp228 ribu per tabung 12 kg

Berita727 Dilihat

KOMPAS1.ID

*BANDUNG* – Melonjaknya harga elpiji nonsubsidi hingga Rp228 ribu per tabung 12 kg direspons Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dengan mendorong diversifikasi energi. Warga diminta mengolah limbah ternak dan sampah rumah tangga menjadi biogas untuk kebutuhan masak harian.

banner 336x280

Kenaikan harga elpiji nonsubsidi mendorong diversifikasi energi berbasis kearifan lokal. Mulai dari pengolahan *limbah ternak* menjadi biogas hingga pemanfaatan biomassa di pedesaan.

Langkah ini dinilai sebagai strategi bertahan hidup yang realistis di tengah fluktuasi harga energi global. Potensi biogas menjadi sorotan setelah peternak di Kabupaten Bandung Barat sukses mengonversi *limbah dari hewan ternak* menjadi energi masak harian. Api dari sistem biogas diklaim memiliki tekanan besar dan mampu memenuhi kebutuhan dapur secara berkelanjutan tanpa terpengaruh harga pasar.

H. Dedi Mulyadi, S.H
menilai kemampuan adaptasi masyarakat terhadap kenaikan harga harus dibarengi dengan keberanian kembali ke cara tradisional yang dimodernisasi. “Saya meyakini warga Indonesia ini inovatif dan cerdas. Jadi memang kita harus menyesuaikan kemampuan dan kebutuhan kita,

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *