Puluhan Banner Kritik Terpasang di Mabes Polri, PP-PMI Desak Propam Periksa Samsat Kelapa Dua Tangerang

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Jakarta,
23 April 2026 — Area sekitar Mabes Polri tampak berbeda dari biasanya. Puluhan banner terpasang dengan pesan tegas yang ditujukan kepada Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri. Banner tersebut berisi permintaan agar dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pelayanan di Samsat Kelapa Dua, Tangerang.

Aksi pemasangan banner ini diketahui dilakukan oleh pengurus pusat Perkumpulan Mahasiswa Indonesia (PP-PMI) sebagai bentuk kritik sosial terhadap kualitas pelayanan publik, khususnya dalam sektor administrasi kendaraan bermotor. Dalam pernyataannya, PP-PMI menilai perlunya pengawasan yang lebih ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan Samsat.

PP-PMI secara khusus mendorong agar pemeriksaan mencakup berbagai aspek pelayanan, mulai dari proses cek fisik kendaraan, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN 1 dan BBN 2), hingga prosedur mutasi kendaraan antar daerah. Mereka menilai, tahapan-tahapan tersebut rawan praktik pungutan liar apabila tidak diawasi secara ketat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah bentuk kritik sosial agar Paminal dapat menjalankan fungsi pengawasannya secara lebih jelas dan terukur. Kami ingin memastikan bahwa pelayanan di Samsat benar-benar bebas dari pungli dan tidak ada diskriminasi, baik terhadap wajib pajak pribadi maupun masyarakat yang menggunakan jasa biro,” demikian disampaikan dalam keterangan PP-PMI.

Baca Juga:  *POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN NOBAR LIGA BRI SUPERLEAGUE PSM MAKASSAR VS PERSIB BANDUNG*

Lebih lanjut, PP-PMI menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar simbolik. Dalam sambungan telepon, Ketua Umum PP-PMI, Ali Rumoma, memastikan bahwa pihaknya akan melanjutkan aksi dengan turun langsung ke jalan.

“Aksi lanjutan akan kami lakukan pada hari Selasa, 28 April 2026, sebagai bentuk komitmen kami dalam mengawal pelayanan publik yang bersih dan berkeadilan,” tegasnya.

Aksi ini menambah daftar panjang sorotan publik terhadap pelayanan Samsat di berbagai daerah. Desakan terhadap Propam Mabes Polri untuk turun tangan dinilai sebagai langkah penting dalam menjaga integritas institusi serta memastikan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan negara tetap terjaga.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Curi Uang Rp17 Juta, Seorang Pemuda Ditangkap Polsek Banjit di Bandar Lampung
Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Curat HP Menggunakan Bambu di Baradatu
ANTISIPASI KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH CEK GUDANG DI DESA NANJUNG
KAWAL TRADISI REBO WAKASAN, POLSEK MARGAASIH AMANKAN KEGIATAN DI PONPES DARUSUR
JELANG HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI, ATR/BPN KABUPATEN BANDUNG SEMARAKKAN KANTOR DENGAN NUANSA MERAH PUTIH
Polisi Berhasil Amankan Belasan Botol Miras Di Wanaraja
AKTIVITAS WARGA SETIAP PAGI MENGGUNAKAN TRANS METRO PASUNDAN, JADI PILIHAN TRANSPORTASI HARIAN
*Tindak keras pelaku Begal polres subang komitmen berantas begal bersama masyarakat dan segenap elemen masyrakat*
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:26 WIB

Diduga Curi Uang Rp17 Juta, Seorang Pemuda Ditangkap Polsek Banjit di Bandar Lampung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 05:20 WIB

Polres Way Kanan Ringkus Pelaku Curat HP Menggunakan Bambu di Baradatu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 04:01 WIB

ANTISIPASI KEJAHATAN, POLSEK MARGAASIH CEK GUDANG DI DESA NANJUNG

Rabu, 12 Agustus 2026 - 03:14 WIB

JELANG HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI, ATR/BPN KABUPATEN BANDUNG SEMARAKKAN KANTOR DENGAN NUANSA MERAH PUTIH

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Polisi Berhasil Amankan Belasan Botol Miras Di Wanaraja

Berita Terbaru