62 Pejabat Dilantik, Pemkot Pekalongan Perkuat Kinerja Birokrasi

Berita526 Dilihat

Kota Pekalongan Kompas1.id
– Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan kembali melakukan langkah strategis dalam memperkuat kinerja birokrasi dengan melantik sebanyak 62 pejabat dari berbagai jenjang jabatan. Pelantikan yang meliputi Jabatan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Kepala Sekolah hingga pejabat fungsional tersebut dilaksanakan langsung oleh Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid atau akrab disapa Mas Aaf, di Aula Kantor BPKAD Kota Pekalongan, Kamis siang (23/4/2026).

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus pengisian jabatan yang sebelumnya kosong, guna memastikan roda pemerintahan berjalan lebih optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

banner 336x280

Untuk Jabatan Tinggi Pratama, dua pejabat resmi dilantik yakni Wismo Aditiyo sebagai Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop-UKM), serta Sukirno sebagai Staf Ahli Wali Kota Pekalongan bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Sementara itu, sebanyak 27 pejabat administrator juga dilantik, yang mencakup sejumlah posisi strategis seperti camat, kepala bagian (kabag), sekretaris OPD, kepala bidang (kabid), hingga sekretaris kecamatan (sekcam). Di antaranya M. Ainur Rofiq sebagai Camat Pekalongan Utara, Karmani sebagai Camat Pekalongan Barat, M. Natsir sebagai Kabag Perekonomian dan SDA Setda, Ujianto Purwanto sebagai Kabag Pemerintahan Setda, Trieska Herawan sebagai Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta sejumlah pejabat lainnya di berbagai OPD.

Pada level pengawas, sebanyak 23 pejabat dilantik yang terdiri dari lurah, sekretaris kelurahan, hingga kepala seksi di kelurahan dan OPD. Beberapa di antaranya Khairul Amri sebagai Lurah Kuripan Yosorejo, Achmad Machmudin sebagai Lurah Bendan Kergon, Fariki sebagai Lurah Gamer, hingga Aryanto sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Trantibum Kelurahan Degayu.

Selain itu, terdapat pula alih tugas guru menjadi kepala sekolah sebagai bagian dari penguatan sektor pendidikan. Sebanyak 9 kepala sekolah dilantik, di antaranya Sucahyo Wibowo sebagai Kepala SD Negeri Kebulen dan Agnesti Pramuaktiasih Nugroho sebagai Kepala SMP Negeri 15 Kota Pekalongan. Satu pejabat fungsional di Dinas Kesehatan juga turut dilantik dalam kesempatan tersebut.

Mewakili Wali Kota, Wakil Wali Kota Pekalongan, Hj. Balgis Diab, menyampaikan bahwa pelantikan ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pekalongan.

“Alhamdulillah hari ini Pak Wali dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Pekalongan telah menyelenggarakan pelantikan secara menyeluruh dari semua tingkatan, termasuk alih tugas guru sebagai kepala sekolah. Harapannya tentu dengan pelantikan ini bisa meningkatkan kinerja ASN, serta mempercepat pembangunan di Kota Pekalongan ke depan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pengisian jabatan yang sebelumnya kosong akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pelayanan publik dan efektivitas kerja perangkat daerah.

“Dengan pelantikan ini, kami optimistis dapat semakin memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan di berbagai sektor,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Pekalongan, Rusmani Budiharjo atau yang akrab disapa Didik, menjelaskan bahwa total pejabat yang dilantik berjumlah 62 orang, terdiri dari 2 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, 27 Administrator, 23 Pengawas, 9 Kepala Sekolah, dan 1 pejabat fungsional di Dinas Kesehatan.

Menurutnya, proses mutasi dan promosi jabatan ini telah melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan, termasuk persetujuan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta penerapan sistem manajemen talenta.

“Alhamdulillah untuk pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama tahun ini sudah menggunakan manajemen talenta. Ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensi dan kinerja,” jelasnya.

Meski demikian, Didik mengungkapkan bahwa masih terdapat beberapa jabatan yang belum terisi, terutama pada level kepala seksi di kelurahan. Selain itu, satu jabatan camat yakni Camat Pekalongan Timur juga masih kosong.

“Kami akan terus berproses untuk mengisi kekosongan tersebut sesuai mekanisme yang berlaku,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab barunya, serta bekerja secara profesional dan penuh dedikasi.

“Harapannya, sesuai pesan Pak Wali, para pejabat yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri, bekerja dengan semangat, dan bersama-sama mewujudkan visi misi Kota Pekalongan,” pungkasnya.

Pewarta Mulyoko

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *