*Jalan Penghubung Sintang–Ketungau di Dusun Semubuk Rusak Parah, Warga Desak Perbaikan Segera*

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*SINTANG, http://Kompas1.Id* – Kondisi ruas jalan penghubung Sintang–Ketungau di Dusun Semubuk, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, kian memprihatinkan. Jalan yang menjadi urat nadi aktivitas warga itu kini dipenuhi lubang besar, permukaan tidak rata, dan berlumpur.

Pantauan _Kompas1.Id_ di lapangan, Kamis (23/4/2026), menunjukkan hampir di sepanjang ruas jalan utama dusun tersebut sulit dilalui kendaraan. Saat musim hujan, genangan air menutupi lubang-lubang dalam sehingga membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.

“Kalau hujan, jalannya kayak kubangan. Lubang tidak kelihatan. Banyak yang sudah jatuh, terutama motor,” kata Andi, warga Dusun Semubuk yang ditemui di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibat kerusakan itu, warga harus berjalan ekstra pelan agar kendaraan tidak terperosok atau rusak. Biaya perawatan kendaraan pun membengkak. “Satu bulan bisa dua kali ganti _bearing_ dan _shockbreaker_. Jalan ini sumber pengeluaran,” keluh Sari, ibu rumah tangga yang tiap hari mengantar anak sekolah.

Baca Juga:  Pemkab Lampung Utara Turun Langsung ke Bukit Kemuning, Serap Aspirasi dan Hadirkan Layanan Nyata untuk Warga

Jalan Sintang–Ketungau merupakan akses vital warga Ketungau Hilir. Jalur ini dipakai untuk mengangkut hasil pertanian, berdagang, akses ke sekolah, puskesmas, hingga kantor kecamatan. Jika dibiarkan, warga khawatir ekonomi desa makin terpuruk.

“Sudah lama rusak, tapi belum ada perbaikan maksimal. Kami berharap pemerintah jangan tutup mata. Jalan ini sangat penting bagi masyarakat,” ujar Didin, tokoh pemuda Dusun Semubuk.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) segera turun tangan. Perbaikan permanen diharapkan menjadi prioritas, namun penanganan darurat seperti penimbunan dan penambalan juga dinilai mendesak agar akses tidak lumpuh total.

“Bagi kami di pedalaman, jalan mulus bukan sekadar infrastruktur. Ini soal masa depan, kelancaran ekonomi, pendidikan anak-anak, dan layanan kesehatan,” tegas Didin.

Hingga berita ini diturunkan, _Kompas1.Id_ masih berupaya mengonfirmasi Dinas PUPR Kabupaten Sintang terkait rencana penanganan ruas jalan tersebut.

*Reporter: Didy*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*
Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras
Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan
**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**
📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak
Hasil Pemilihan Anggota BPD Desa Sarimahi Ciparay: Ini Daftar Calon yang Lolos ke Parlemen Desa
Tingkatkan Kualitas SDM Transportasi, Kota Subulussalam Jalin Kerja Sama dengan BPSDMP Kemenhub dan Sejumlah Lembaga
Program Adiwiyata Bangkit di Tanggamus, 186 Sekolah Daftar SIDIA, Tujuh Sekolah Jalani Validasi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:25 WIB

*Polres Metro Bekasi Kota Ungkap Kasus Pengeroyokan di Mustika Jaya*

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:16 WIB

Gagalkan Aksi Curanmor di Kranji, Polres Metro Bekasi Kota Bekuk Dua Pelaku Pasca-Pesta Miras

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WIB

Wali Kota Subulussalam Dampingi Menteri PUPR Tinjau Tanjakan Kedabuhan, Bahas Rekonstruksi Cegah Kecelakaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:51 WIB

**Wamentrans Viva Yoga Siap Jadi Panelis Debat Kandidat Caketum BM PAN**

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:47 WIB

📰 Bupati Bandung Lepas 500 Peserta Bapenda Bedas Run 5K, Gabungkan Olahraga dan Edukasi Pajak

Berita Terbaru