Warga Keluhkan Tarif Angkutan Darat Loloda-Tobelo Melambung Tinggi. “KNPI Halut Suarakan Pemda Harus Turun Tangan.!

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 02:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Tobelo,
19 April 2026 – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Utara, Mufrid Tawary menyatakan prihatin terkait kenaikan tarif angkutan penumpang rute Tobelo menuju Loloda, maupun sebaliknya.

Besaran tarif yang dipatok saat ini menurut Mufrid terlalu tinggi dan sangat memberatkan ekonomi masyarakat khususnya Loloda Utara.

“Naiknya tarif yang sudah disepakati para sopir-sopir ini adalah sebuah beban yang ditanggung masyarakat menjadi sangat berat. Tarif yang berlaku sekarang dirasa tidak wajar dan terlalu tinggi jika disesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat kita saat ini,” ujar Mufrid

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak organisasi kepemudaan ini menegaskan penyesuaian tarif seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan kemampuan daya beli masyarakat, bukan hanya semata-mata mengacu pada keinginan penyedia jasa.

Baca Juga:  Dandim 0412/LU Pimpin Pengamanan Pendaratan Darurat Helikopter TNI AD di Desa Jagang

Oleh karena itu, KNPI meminta Pemeritah Daerah (Pemda), untuk mengambil perhatian serius terhadap persoalan ini sebelum tambah membias dan menjadi polemik antar masyarakat.

Pemerintah daerah dinilai memiliki wewenang dan tanggung jawab untuk mengatur serta memastikan adanya keseimbangan antara kelayakan usaha dan kenyamanan masyarakat.

“Kami berharap Pemda segera turun tangan, meninjau ulang, dan menetapkan standar tarif yang wajar serta adil. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut karena menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegasnya.

Warga masyarakat dihimbau agar tetap mendengar arahan pemerintah dalam menetapkan angka atau jumlah tarif Tobelo-Loloda dan sebaliknya.

(Noval/DJ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merajut Berkah di Penghulu Segala Hari: Simfoni Kepedulian dari Lendeng N’ D’gank
Perempuan Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora, Polisi Lakukan Penanganan dan Identifikasi Korban
Pemkab Lampura–ATR/BPN Percepat Sinkronisasi Data Tanah dan Pajak, Bidik PAD Lebih Optimal
Semangat Kemerdekaan Membara, ASN Lampura Hidupkan Lagi Permainan Tradisional
Ngopi Bareng, Bangun Sinergi Demi Kemajuan Desa Madang
HUT ke-81 RI, Pemdes Gunung Lagan Percantik Kantor Desa Dengan Nuansa Merah Putih
Gencarkan Pendidikan, Kunci Kemajuan Subulussalam: Lahirnya SR dan Segera Hadirnya SNT Hasil Perjuangan Nyata
Polres Garut Ungkap Peredaran Obat Keras Terbatas Ilegal, Ratusan Butir dan Dua Orang Berhasil Diamankan
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Merajut Berkah di Penghulu Segala Hari: Simfoni Kepedulian dari Lendeng N’ D’gank

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:17 WIB

Perempuan Tanpa Identitas Tertemper Kereta Api di Kadungora, Polisi Lakukan Penanganan dan Identifikasi Korban

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:57 WIB

Pemkab Lampura–ATR/BPN Percepat Sinkronisasi Data Tanah dan Pajak, Bidik PAD Lebih Optimal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Semangat Kemerdekaan Membara, ASN Lampura Hidupkan Lagi Permainan Tradisional

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:00 WIB

HUT ke-81 RI, Pemdes Gunung Lagan Percantik Kantor Desa Dengan Nuansa Merah Putih

Berita Terbaru