Viral di Media Sosial..! Flayer Kritikan Terhadap 8 Anggota DPRD Halut Dapil Galela-loloda

Berita, Daerah126 Dilihat

KOMPAS1.id ||  Halmahera Utara, 20 April 2026 — Viral sebuah postingan di media sosial yang bertuliskan “Dicari Orang Hilang” yang memuat sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Halmahera Utara, Daerah Pemilihan Loloda-Galela (Galda).

Anggota DPRD yang termuat didalam Flayer tersebut masing-masing adalah Kristina Lesnusa, Abdila bailusy, Irwan Djam, Fahmi Musa, Romeo Lindang, julhija rasaji, M. Iksan Wan dan Budianto Gawasala.

banner 336x280

Pasalnya, Flayer tersebut menggambarkan bentuk kritikan tajam kepada Seluruh anggota DPRD Dapil Galela-loloda, yang dinilai tidak kompeten dalam tupoksi sebagai wakil rakyat (DPRD).

Mantan Ketua FAMUL-MU ‘Ival Djini’ Dalam Wawancaranya pada Tim media Gertak.Id menyampaikan Bahwa, Flayer tersebut adalah sebuah reaksi positif yang timbul dari kalangan masyarakat akar rumput karena merasa hampir tak tersentuh oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah hari ini.

Ival Djini “Mantan Ketua FAMUL-MU” Itu hal biasa, Ini bagian dari Efaluasi kinerja DPRD dapil Loloda-Galela. Jika tong lebih jahu lagi maka, Kita harus memahami Fungsi DPRD Kabupaten agar ini menjadi muatan kita dalam memberikan kritikan. Tegas ival”

Ival juga menyinggung soal fungsi dan tupoksi sebagai anggota DPRD kabupaten yang menjadi dasar pikir untuk menjalankan amanat rakyat.

“Kita harus memahami bahwa, DPRD kabupaten mempunyai fungsi:
a. pembentukan Peraturan Daerah
b. anggaran
c. pengawasan.

Ketiga fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dijalankan dalam kerangka representasi rakyat di Daerah.

Dalam rangka melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), DPRD menjaring aspirasi masyarakat. Ini harus jalan bersamaan dengan kepentingan masyarakat. Tegas ival ”

Untuk itu, Lanjut Ival. perlu saya sampaikan bahwa, Hal ini adalah sebuah Reaksi positif jika diterjemahkan oleh pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi.

Memang wajar jika kami sampaikan hal ini Karena dalam beberapa bulan terakhir, Masyarakat kelas bawah sangat menanti-nantikan kehadiran para bapak-ibu dewan di tengah masyarakat. “Ucap Ival”

Ia juga menyampaikan bahwa, Selain dari pada persoalan Bencana Alam, Banjir, tanah longsor, Kecelakaan laut dan Naiknya harga Tarif Angkutan darat Tobelo-Loloda, DPRD Dinilai sangat lambat dalam mengambil sebuah kebijakan strategis yang bisa menghadirkan harapan Kepada masyarakat Loloda.

“Berbagai rentetan peristiwa yang terjadi di Wilayah Kami, Tapi sangat minim respon dari DPRD, Kami sampai bingung sebenarnya DPRD ini dong marah apa di Torang orang Loloda. Lanjut ival”

Melalui dari pesan yang tertulis dalam Flayer tersebut, Masyarakat berharap ada respon positif dari DPRD untuk lebih aktif lagi untuk turun ke masyarakat, agar dapat bersentuhan langsung.

(Dj/Noval)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *