*Panen Kangkung Organik dan Selada Bokor di Lapas Garut, Wujud Nyata Dukungan Program Ketahanan Pangan Nasional*

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUT KOMPAS1.ID
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Garut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen hasil pertanian. Pada hari Kamis, 26 Maret 2026, Lapas Garut melaksanakan giat panen kangkung organik dan selada bokor yang merupakan bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Dalam kegiatan tersebut, berhasil dipanen kangkung organik sebanyak 10 kilogram dan selada bokor sebanyak 5 kilogram. Kegiatan ini melibatkan 2 orang WBP yang secara aktif mengikuti program pembinaan di bidang pertanian.

Panen ini menjadi salah satu implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam aspek pemberdayaan warga binaan dan penguatan ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program ketahanan pangan yang dicanangkan oleh Prabowo Subianto sebagai upaya meningkatkan kemandirian pangan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Lapas Garut dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
“Kami terus mendorong WBP untuk memiliki keterampilan yang bermanfaat, salah satunya melalui pertanian organik seperti ini. Harapannya, mereka dapat memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  Harapan Cepat Berujung Kecewa! Pemasangan kWh Baru via PLN Mobile Dikeluhkan Lambat oleh Warga Malangbong

Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Asep Supritana, menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga pada proses pembelajaran.
“Kami membina WBP mulai dari tahap penanaman, perawatan hingga panen. Kangkung yang dipanen merupakan jenis organik sehingga memiliki nilai lebih dari segi kesehatan dan ekonomi,” jelasnya.

Salah satu warga binaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut juga mengungkapkan rasa syukurnya.
“Kami merasa senang bisa ikut kegiatan ini. Selain menambah keterampilan, juga membuat kami lebih produktif selama menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Garut tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai sarana pemberdayaan yang mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
(Uwa Ratno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.
Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,
Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian
Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat
Polsek Banjarwangi Tangani Laka Truk Pasir Terguling di Jalur Cikondang
Polsek Leuwigoong Evakuasi Korban Tertabrak Kereta Api di Jembatan Rel
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:03 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Rabu, 22 April 2026 - 12:02 WIB

Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan

Sabtu, 4 April 2026 - 04:55 WIB

Petugas membersihkan material lumpur dan sampah di jalan dan selokan warga.

Kamis, 2 April 2026 - 08:54 WIB

Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban kecelakaan laut (laka laut) nelayan di perairan Sancang,

Rabu, 1 April 2026 - 23:39 WIB

Penemuan Mayat di Cikelet Gegerkan Warga, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab Kematian

Berita Terbaru