Kompas1.id
Alih-alih ditindak tegas, para pencari koin di sekitar Jembatan Sewo justru mendapat pendekatan berbeda dari Dedi Mulyadi. Mereka diberi kompensasi agar tidak turun ke jalan saat momen krusial Lebaran 2026.
Langkah ini diambil karena penertiban sebelumnya dinilai belum efektif. Meski sudah sering dibubarkan, para pencari koin tetap kembali—bahkan muncul yang baru dari luar daerah.
Faktor ekonomi dan tradisi lama jadi alasan utama mereka tetap nekat turun ke jalan.
Kini, Pemprov Jabar mencoba pendekatan lebih “halus”: memberi uang sambil menjaga keselamatan pengguna jalan.
Pertanyaannya, apakah cara ini benar-benar bisa mengakhiri kebiasaan yang sudah mengakar? Atau hanya jeda sementara sebelum kembali ramai?
***Red
















