Negara Kalah Sama Ekskavator ! Galian C Ilegal Majalengka Tetap Jalan Mesti Ada Larangan Pemkab.

Berita, Daerah389 Dilihat

MAJALENGKA, http://Kompas1.Id – MUNAFIK! Itu kata paling pas buat potret Galian C di Majalengka hari ini. Plang “GALIAN C ILEGAL” terpampang gagah. Papan kuning Pemkab “DILARANG MENAMBANG” berdiri tegak. Tapi ekskavator kuning tetap meraung, keruk sungai, kebal hukum!

Foto selfie akun _“Dewan Iing Majalengka”_ 9 jam lalu menampar muka Pemkab & APH. Latarnya ironis: Negara bikin aturan, pasang plang, lalu pura-pura buta saat aturan diinjak-injak.

banner 336x280

Caption Dewan Iing menohok: _“Dilema Galian C: Antara perut rakyat dan kelestarian alam”_. Terjemahan bebasnya: Antara negara takut sama rakyat miskin, atau negara kongkalikong sama cukong?

RADBRUCH DIBUNYIKAN, TAPI PEMKAB TULI.
Dewan Iing kutip Gustav Radbruch: Solusi tambang ilegal bukan _“tutup atau tidak”_, tapi wajib seimbangkan 3 hal:
1. KEPASTIAN HUKUM: _Ilegal ya sikat!_ Mana penindakan Satpol PP & Polisi? Atau cuma berani pasang plang?
2. KEADILAN: _Sungai Cimanuk hancur, banjir langganan, siapa lindungi hak warga atas lingkungan sehat?_
3. KEMANFAATAN: _Kalau mau tutup, mana solusi buat perut penambang? Atau negara cuma bisa ngancem doang?_

“Keadilan ekologis prioritas, tapi negara wajib kasih jalan: edukasi atau legalkan tambang rakyat yang bener,” sentil Dewan Iing. Artinya: Jangan cuma galak di kertas, tolol di solusi!

BUKTI LAPANGAN: NEGARA KALAH TELAK
1. PLANG ILEGAL NANGKRING – Tapi alat berat kerja. Plang itu peringatan atau lelucon?
2. PAPA PEMKAB “DILARANG MENAMBANG”*– Berarti Pemkab sudah tahu ini haram. Lalu kenapa dibiarkan?
3. EKSKAVATOR KUNING NGEBUL – Debu nutup kampung, tebing sungai ambrol. Mana DLH? Tidur?
4. RUMAH WARGA DI BIBIR LUBANG – Kalau longsor & makan korban, siapa tanggung jawab? Plang bisa ganti nyawa?

Komisi III DPRD Majalengka Iing Misbahudin : INI TAMBAK SINDIRAN BERDARAH.
Tak sebut titik lokasi, tapi foto ini surat terbuka ke Bupati & Kapolres: _“Aturan kalian cuma macan kertas! Plang kalian diinjak ekskavator! Wibawa negara kalian di mana?”_

FAKTA PAHIT: Ribuan perut di Majalengka memang makan dari pasir. Tapi ribuan hektar sawah & ribuan nyawa di hilir Cimanuk-Cisanggarung terancam mati karena sungai sekarat. Pilih mana? Atau jangan-jangan pejabatnya dapat upeti, makanya mata merem?

Kompas1.Id meminta kepada Bupati Majalengka & Kapolres:
1. Sita ekskavator di foto itu dalam 1×24 jam. Berani?
2. Umumkan ke publik: Siapa beking Galian C Ilegal ini?
3. Tawarkan solusi Radbruch: Mana WPR legal buat rakyat? Mana program alih profesi?

Kalau cuma pasang plang, anak TK juga bisa!.

Pewarta~ (Dj & Tim)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *