Rumah Panjai Lubuk Pantak Warisan Budaya Suku Dayak Mandau Ketungau Hulu

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Rumah Panjai atau Rumah Betang Lubuk Pantak adalah satu satunya warisan budaya berbentuk rumah betang yang masih tersisa di Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang tepatnya di sebuah Dusun bernama Lubuk Pantak Desa Sebetung Paluk yang merupakan peninggalan warisan budaya Suku Dayak Mandau Ketungau Hulu Kabupaten Sintang yang berbatasan langsung dengan Serawak Malaysia. Rabu (18/03/2026)

Ketua Adat Dusun Lubuk Pantak Pak Y. Kison yang juga masih tinggal di rumah betang ini menerangkan bahwa Rumah Betang ini sampai saat ini masih ditempati oleh warga meskipun bangunan sudah tergolong sudah tua tetapi masih di tempati,
karena warga yang tinggal memeliharanya secara Swadaya untuk tetap dapat didiami. Yang membuat Rumah Betang sebanyak 26 Pintu (26 bilik) yang dulunya 27 dan karena dua bilik dijadikan satu ini masih bertahan karena konstruksi tiang dasar menggunakan bahan kayu Tebelian (Kayu Ulin) Katanya”.

yang dulunya belum menggunakan teknologi canggih masih dibuat secara manual dan dengan gotong royong bersama, hanya tiang ruai (teras) sisi depan sudah diganti juga bagian atapnya yang dulunya atap sirap yang juga terbuat dari kayu tebelian telah diganti dengan seng bantuan dari pemerintah karena banyak atap yang bocor tapi lantainya masih yang lama. Rumah Betang ini dulunya merupakan pusat sosial masyarakat tempat berkumpul dan musyawarah mufakat dan kegiatan budaya masyarakat adat Suku Dayak Mandau di Lubuk Pantak Desa Sebetung Paluk Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

“Belum lama ini ada Kegiatan Sosialiaasi Budaya dari Lembaga Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia di Suku Dayak Mandau ini yang menggali Potensi Budaya yang ada berupa kesenian bejandih, bejampi, seni Ajat ( tari), bekuntau (pencak Silat). Ada juga Pengrajin anyaman, ukiran, hasil dari pemahatan kayu dan Pembuatan alat tradisional seperti Terabai (Perisai), entebung (gendang) juga Sumpit, tombak serta senjata tradisional yaitu mandau serta banyak lagi yang lainnya. Dengan harapan supaya dapat dikembangkan ke depan sebagai kekayaan warisan budaya lokal daerah sebagai warisan budaya yang perlu dilestarikan. Kiranya dapat diperhatikan oleh pemerintah pusat supaya dipugar kembali untuk dapat dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan seni dan budaya lokal untuk kemajuan daerah bangsa dan negara Indonesia tercinta.
Pewarta Tommy Johanda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Perbatasan, CU Tri Tapang Kasih Resmikan Kantor Cabang Baru di Ketungau Hulu
Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk
Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan
Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan
Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan
Tragis di Jembatan Sungai Seberu: Truk Tangki Terjun ke Jurang, Sopir Tewas di Tempat
Empat Media Satu Suara: Kompas 1ID, Bidik Kasus, News, dan Gertak ID Mantapkan Barisan Kawal Kebenaran di Pedalaman Kalbar
Saya, Didy, bersama Reko Saputra dan seluruh keluarga besar Sanjaya Grup mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:27 WIB

Perkuat Ekonomi Perbatasan, CU Tri Tapang Kasih Resmikan Kantor Cabang Baru di Ketungau Hulu

Selasa, 5 Mei 2026 - 23:49 WIB

Denda Adat Rp23 Juta Tak Kunjung Dibayar, Warga Pertanyakan Ketegasan Pengurus Adat Lubuk Antuk

Minggu, 12 April 2026 - 09:10 WIB

Tambang Pasir “Mepet Jalan” di Sanggau: Ancaman Nyata di Jalur Vital Kalimantan

Minggu, 12 April 2026 - 08:55 WIB

Tumpukan Pasir Dekat Badan Jalan di Sanggau Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sabtu, 11 April 2026 - 08:18 WIB

Benda Sitaan Kejari Sanggau Diduga Dibongkar Diam-Diam, Aktivitas Misterius di Bantaran Sungai Picu Kecurigaan

Berita Terbaru

Olahraga

Babak 32 Besar Piala Dunia FIFA 2026 Semakin Memanas! 🔥

Senin, 29 Jun 2026 - 03:42 WIB