Sekretaris Umum HMI Cabang Jakarta Selatan Dorong Kenaikan Gaji Polri demi Perkuat Stabilitas Nasional

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id Jakarta
Sekretaris Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan, Subandi Lie Katmas, mendorong pemerintah untuk mempertimbangkan peningkatan kesejahteraan anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Menurutnya, penguatan kesejahteraan aparat kepolisian merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Subandi menilai bahwa situasi global saat ini berpotensi memengaruhi stabilitas dalam negeri, baik melalui ancaman siber, infiltrasi ideologi radikal, maupun dampak fluktuasi ekonomi yang dapat memicu ketegangan sosial. Dalam kondisi tersebut, Polri memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polri adalah detak jantung merah putih dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Di tengah situasi global yang tidak menentu, penguatan institusi keamanan dalam negeri menjadi hal yang sangat penting,” ujar Subandi dalam keterangannya di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, besarnya tanggung jawab yang diemban aparat kepolisian juga terlihat jelas pada momentum bulan suci Ramadan hingga perayaan Idulfitri. Ketika sebagian besar masyarakat dapat berkumpul bersama keluarga, ribuan personel Polri justru harus bersiaga penuh untuk mengamankan arus mudik, pusat perbelanjaan, jalur transportasi, hingga rumah-rumah ibadah.

“Kelancaran mudik dan keamanan masyarakat adalah wajah pelayanan publik Polri. Di saat masyarakat beristirahat dan merayakan hari besar, aparat kepolisian tetap bertugas memastikan semuanya berjalan aman dan tertib,” katanya.

Baca Juga:  ‎Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil Ayah dan Anak Terombang-ambing di Sekitar Pulau Birahan

Subandi menambahkan bahwa peningkatan kesejahteraan Polri juga memiliki landasan hukum yang jelas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Pasal 28 ayat (3), yang menegaskan bahwa kesejahteraan anggota Polri harus dibina secara berkelanjutan untuk menjamin profesionalisme.

Ia menilai bahwa kesejahteraan merupakan faktor penting dalam mendukung kinerja aparat keamanan. Tanpa dukungan kesejahteraan yang memadai, menurutnya akan sulit menjaga standar pelayanan publik yang optimal di tengah tingginya risiko tugas yang dihadapi anggota kepolisian.

Subandi juga menyoroti praktik di sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia, yang memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan aparat keamanan sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas negara.

“Keamanan dalam negeri adalah salah satu aset paling penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional. Karena itu, peningkatan kesejahteraan Polri bukan hanya soal angka, tetapi bentuk penghargaan negara terhadap pengabdian para pelindung masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah dapat melihat kebijakan peningkatan gaji dan kesejahteraan anggota Polri sebagai investasi jangka panjang bagi ketahanan nasional.

“Dengan personel yang sejahtera secara ekonomi, kita tidak hanya membangun kepolisian yang profesional dan berintegritas, tetapi juga memastikan bahwa benteng keamanan Indonesia tetap kuat menghadapi tantangan zaman,” tutup Subandi.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru