Anggota DPRD Provinsi Jabar H. Asep Syamsudin Gelar Silaturahmi Ramadhan Berikan Santunan Anak Yatim Piatu dan Lansia

Bandung, Politik119 Dilihat

KAB. BANDUNG | Kompas1.id
– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung H. Asep Syamsudin, S.Ag, menggelar Silaturahmi Ramadhan di rumahnya, Kp. Buahpiit Desa Warjabakti Kecamatan Cimaung Kabupaten Bandung. Jum’at (13/3/2026).

H. Asep Syamsudin melaksanakan kegiatan reses terakhirnya sebagai Dewan DPRD pada Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang sekaligus menggagas ajang Silaturahmi Ramadhan bertemakan “Santunan Yatim Piatu dan Lansia” Ramadhan 1447 H – 2026 M.

banner 336x280

Kegiatan tersebut dihadiri, para lansia dan anak – anak yatim penerima manfaat, tokoh masyarakat lainnya, juga hadir jajaran wartawan dari berbagai media yang tergabung di Formasi (Forum) Wartawan Cimaung Indonesia. (FORWACI).

“pada awal sambutannya H. Asep Syamsudin memaparkan, “Sengaja saya menghadirkan ibu – bapak juga anak- anak ke sini, sebetulnya acara pembahasannya Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026, akan tetapi sengaja saya sulap dengan menggelar silaturahmi Ramadhan sambil menyalurkan santunan pada anak Yatim dan Lansia” ungkapnya.

Hal ini sengaja dilaksanakan dengan maksud istilahnya, satu kali mendayung dua pulau terlampaui, kata lain sambil menyelam minum air, kalau dalam istilah Sundanya, sambil cecewok kokodok” tutur H. Asep

Perlu diketahui, bahwa H. Asep Syamsudin dikenal masyarakat Kabupaten Bandung bukan saja sebagai Anggota Dewan DPRD Prov. Jabar, akan terapi dikenal luas sebagai sosok Kiayi / Al Ustadz penceramah handal dalam bertausiyah.

Seperti pada acara silaturahmi Ramadhan hari ini, selain memberikan tausiyah terkait keimanan kepada Allah SWT di bulan suci Ramdhan. Hal yang tak kalah penting mengupas terkait kondisi politik internasional terkini, yakni tentang suasana perang antara Amerika Serikat – Israel dengan Iran.

Dalam momen ini, hal terpenting terkait perang tersebut yang dikupas H. Asep utamanya tentang side efek dari perang yang terjadi antara Iran versus Israel dan Amerika Serikat yang mempengaruhi terhadap kebijakan pemerintahan dan kondisi rakyat Indonesia.

Diprediksi, Dampak yang bakal terasa bagi Pemerintah dan rakyat Indonesia yang paling fital adalah kenaikan harga BBM. Dimana BBM merupakan hal terpenting dalam segala aspek kegiatan dari semua lapisan masyarakat Indonesia.

Menurut H. Asep. Tidak bisa dipungkiri bahwa segala jenis kegiatan maupun transaksi ekonomi akan sangat memerlukan yang namanya BBM, baik para pegawai dari semua instansi maupun para petani juga masyarakat pada umumnya.

“Pemerintah Indonesia sangat ketergantungan untuk pasokan BBM nya dari Timur Tengah. Untuk persaat ini harga semua jenis BBM di Indonesia belum mengalami kenaikan harga” terang H. Asep.

H. Asep melanjutkan. Harga minyak mentah dunia persaat mencapai $120/barel, sementara Pemerintah Indonesia mengasumsikan harga minyak mentah sebesar $70/barel. Maka apabila ada kenaikan harga sebesar $1/barel saja, anggaran pembelanjaan Pemerintah Indonesia akan naik sebesar Rp 1,5 Triliun.

Dapat kita prediksi, masih menurutnya, ketika harga minyak mentah dunia mencapai $120/barel sementara Pemerintah mengasumsikan harga sebesar $70/barel, maka ada kenaikan sebesar $50/barel. Secara otomatis Pemerintah Indonesia harus mengasumsikan untuk pembelian minyak mentah sebesar Rp 300 Triliun.

“Maka jangan heran apabila perang masih berlangsung dan harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan terus, maka akan mempengaruhi APBN yang sudah ada akan disedot untuk memenuhi subsidi BBM. Tidak menutup kemungkinan juga akan mempengaruhi anggaran yang lainnya. Semisal anggaran MBG” jelasnya.

Ditegaskan H. Asep. Sudah menjadi fakta bahwa ketika harga BBM naik, maka akan mempengaruhi pada kenaikan harga dari semua kebutuhan kita.

“Maka saya sarankan kepada bapak ibu sekalian, terlebih sekarang ini adalah bulan Ramadhan yang merupakan bulan suci, dimana segala doa dan harapan kita akan diijabah oleh Allah SWT” ucapnya.

Di akhir, harapan, ajakan dan doa pun diutarakan H. Asep, baik kepada pemerintah maupun masyarakat Indonesia pada umumnya.

Mari berdoalah supaya para pemimpin kita akan lebih memperhatikan rakyatnya. Sehingga ketika suatu waktu harga BBM naik, kita masyarakat Indonesia tidak terlalu terbebani dan mendapat perhatian dari pemerintah” ajak H. Asep. “Marilah Kita hidup hemat. Mudah-mudahan perang segera selesai, semoga segala permasalahan segera selesai dan normal kembali” tutupnya diiringi doa yang diaaminkan semua hadirin.

“Marilah Kita hidup hemat. Mudah-mudahan perang segera selesai, semoga segala permasalahan segera selesai dan normal kembali” tutupnya H. Asep Syamsudin.***(Ic)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *