Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas, Dishub Kota Pekalongan Optimalkan 27 Traffic Light dan Sistem ATCS

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 08:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Pekalongan – KOMPAS1.id ||  Mengantisipasi potensi kepadatan arus lalu lintas, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen tertentu seperti arus mudik lebaran maupun aktivitas masyarakat selama bulan Ramadhan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekalongan mengoptimalkan fungsi 27 titik traffic light yang tersebar di wilayah kota, termasuk yang berada di jalur Pantura.

Upaya tersebut dilakukan melalui tim Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRL) yang secara khusus bertugas melakukan persiapan teknis serta pemantauan kondisi lalu lintas agar tetap lancar dan terkendali.

Kepala Dishub Kota Pekalongan, M. Restu Hidayat, menjelaskan bahwa, tim MRL telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan, terutama di ruas-ruas jalan utama yang sering menjadi titik rawan kemacetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim MRL ini bertugas mempersiapkan berbagai langkah rekayasa lalu lintas. Mereka akan bergerak untuk mempersiapkan jalur-jalur alternatif, memastikan rambu-rambu lalu lintas berfungsi dengan baik, termasuk juga mempersiapkan traffic light agar semuanya siap digunakan,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Restu menyebutkan bahwa, di wilayah Kota Pekalongan terdapat sekitar 27 titik traffic light yang harus dipastikan dalam kondisi optimal. Dari jumlah tersebut, sekitar 11 titik berada di jalur Pantura yang merupakan jalur utama perlintasan kendaraan antar daerah.

Menurutnya, keberadaan traffic light di jalur Pantura menjadi sangat penting karena jalur tersebut sering dilalui kendaraan dalam jumlah besar, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun kendaraan logistik.

“Ada sekitar 27 traffic light di Kota Pekalongan yang harus siap. Di jalur Pantura sendiri ada sekitar 11 titik traffic light yang harus benar-benar dipastikan berfungsi dengan baik,” jelasnya.

Selain memastikan kesiapan lampu lalu lintas, Dishub juga mengoptimalkan pemanfaatan sistem Area Traffic Control System (ATCS) yang terpasang di sejumlah persimpangan strategis di Kota Pekalongan. Sistem ini berfungsi untuk memantau arus kendaraan secara real time sehingga pengaturan lampu lalu lintas dapat disesuaikan dengan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.

Baca Juga:  Menyentuh Masa Depan: Akselerasi Transformasi Digital di Era Tanpa Batas

Lanjutnya, melalui sistem ATCS tersebut, petugas dapat memantau jumlah kendaraan yang melintas di setiap persimpangan dan melakukan penyesuaian waktu lampu lalu lintas jika terjadi peningkatan volume kendaraan.

“ATCS ini akan memantau jumlah kendaraan yang lewat. Dengan sistem ini, pengaturan lampu lalu lintas bisa disesuaikan sehingga tidak terjadi kemacetan di titik-titik traffic light,” tambahnya.

Restu menambahkan bahwa, tim MRL juga akan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas apabila terjadi lonjakan volume kendaraan yang signifikan, khususnya pada jalur yang menghubungkan arus kendaraan dari arah barat menuju timur maupun sebaliknya.

Ia menilai, langkah tersebut diharapkan dapat membantu memperlancar perjalanan kendaraan yang melintas di Kota Pekalongan, mengingat wilayah ini menjadi salah satu jalur strategis di Pantai Utara Jawa yang sering dilalui pemudik maupun kendaraan antar kota.

“Tim MRL akan mempersiapkan perjalanan kendaraan dari arah barat ke timur agar tetap lancar. Jadi semua aspek sudah kami siapkan, mulai dari jalur alternatif, rambu lalu lintas, hingga pengaturan traffic light,” terangnya.

Dishub Kota Pekalongan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana lalu lintas, sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

“Dengan optimalisasi sistem pengaturan lalu lintas tersebut, diharapkan potensi kemacetan dapat diminimalisir serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas di wilayah Kota Pekalongan,”tukasnya.

(Tim Liputan Kominfo/Dian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RATUSAN WARGA TKI PADATI “FUN WALK FESTIVAL HAPPY FAMILY TIME” GRIYA YOGYA, POLSEK MARGAASIH PASTIKAN KEGIATAN BERJALAN AMAN DAN CERIA
GAUNGKAN PATROLI MALAM, POLSEK MARGAASIH PASTIKAN WILAYAH TETAP AMAN DAN NYAMAN
Aksi Cepat Kemanusiaan: Lendeng Chapter Barat & Lendeng Fast Rescue Bergerak Langsung Serahkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran Kampung Adat Cisolok
‎Pembangunan Jembatan Aramco Masuki Tahap Pengecoran, Sinergi TNI dan Masyarakat Tampak Nyata
‎Kapolres Aceh Singkil Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak Sepanjang Agustus 2026 ‎
BENIH HIDUP! HASIL KEPEDULIAN MAYOR ASEP ANDRI SUSANTO MULAI TERLIHAT DI SUNGAI BANJARAN.
Dinilai Ada Indikasi Kecurangan Anggaran Media, DPP JMI Resmi Daftarkan Sengketa KIP Lawan Kominfo Metro ke KI Lampung
Menyongsong HUT Ke-81 Kemerdekaan RI, Pemkab Aceh Singkil Imbau Pengibaran Bendera Serentak
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:24 WIB

RATUSAN WARGA TKI PADATI “FUN WALK FESTIVAL HAPPY FAMILY TIME” GRIYA YOGYA, POLSEK MARGAASIH PASTIKAN KEGIATAN BERJALAN AMAN DAN CERIA

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:17 WIB

GAUNGKAN PATROLI MALAM, POLSEK MARGAASIH PASTIKAN WILAYAH TETAP AMAN DAN NYAMAN

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:14 WIB

Aksi Cepat Kemanusiaan: Lendeng Chapter Barat & Lendeng Fast Rescue Bergerak Langsung Serahkan Bantuan Sembako bagi Korban Kebakaran Kampung Adat Cisolok

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:27 WIB

‎Pembangunan Jembatan Aramco Masuki Tahap Pengecoran, Sinergi TNI dan Masyarakat Tampak Nyata

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:25 WIB

‎Kapolres Aceh Singkil Ajak Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih Serentak Sepanjang Agustus 2026 ‎

Berita Terbaru