Pemerintah Pastikan Impor Beras AS Tak Ganggu Pasar Nasional

- Penulis

Minggu, 8 Maret 2026 - 04:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.id || Kabar mengenai rencana Indonesia mengimpor beras dari Amerika Serikat ramai diperbincangkan publik. Namun pemerintah memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengganggu pasar beras nasional.

Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menjelaskan bahwa impor beras dari Amerika Serikat hanya berjumlah 1.000 ton dan termasuk dalam kategori beras khusus.

Jumlah tersebut dinilai sangat kecil jika dibandingkan dengan total produksi beras nasional yang mencapai 34,69 juta ton pada 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Komitmen impor beras dari Amerika Serikat hanya sebesar 1.000 ton atau sekitar 0,00003 persen dari total produksi beras nasional,” ujar Haryo.

Ia menambahkan, impor tersebut merupakan bagian dari kerja sama dagang timbal balik antara Indonesia dan Amerika Serikat melalui skema Agreement of Reciprocal Trade (ART).

Baca Juga:  Konflik Antar Desa Sibenpopo - Banemo, Halmahera Tengah: Ketum SENTRAL Pergerakan Sosial Masyarakat Maluku Utara Angkat Bicara.!!

Selain beras khusus, kerja sama ini juga mencakup impor 580.000 ekor ayam hidup jenis grand parent stock (GPS) serta 120.000 hingga 150.000 ton daging ayam untuk kebutuhan industri olahan.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh transaksi impor produk pertanian dari Amerika Serikat yang nilainya mencapai sekitar 4,5 miliar dolar AS atau setara Rp75,6 triliun dilakukan oleh pihak swasta, bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Transaksi dan pembiayaan sepenuhnya berada pada sektor swasta,” kata Haryo.

Pemerintah juga memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengorbankan petani maupun peternak dalam negeri serta tetap menjaga stabilitas pasar pangan nasional.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas
Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara
Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh
Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun
Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”
Pendekatan Literasi & Estetika Medis (Smart, Sleek & Professional
Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, Polsek Tanjung Raja Ogan Ilir Dukung Program Belida melalui Pengecoran Jalan Desa
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:57 WIB

287 WNA Diciduk di Markas Judi Online Hayam Wuruk! Komisi III DPR Apresiasi Bareskrim, Desak Usut Aktor Intelektual hingga Tuntas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:24 WIB

Putuskan Isolasi Dua Desa, Praka Heru Bersama Warga Bangun Jembatan Perintis Garuda di Lampung Utara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:56 WIB

Bupati Nanda Tinjau Sejumlah Infrastruktur di Kecamatan Punduh Pedada dan Marga Punduh

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:21 WIB

Jembatan Perintis Garuda di Desa Sukaraja Sepanjang 35 Meter Rampung Dibangun

Sabtu, 27 Juni 2026 - 05:17 WIB

Ribuan Masyarakat Transmigrasi Mesuji Ancam Duduki Kantor Gubernur dan DPRD Lampung

Berita Terbaru