Aliansi Kelompok Masyarakat Anti Korupsi Duduki KPK RI : TANGKAP & ADILI SEKJEND DPR RI*

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas 1.id
Jakarta, 27/02/2026, Aliansi Kelompol Masyarakat Anti Korupsi (AKAMSI) duduki Gedung KPK RI menuntut Tangkap dan Adili Serta Penjarakan Sekertaris Jenderal DPR RI terkait Dugaan Perjalanan Luar Negeri Anggota DPR RI.

Sejak hadirnya DPR RI sampai saat ini, lembaga yang mewakili suara rakyat dari dalam Gedung yang megah itu selalu saja bekerja “Tidak Benar”. Banyak problem yang rakyat yang lebih urgensi, namun mereka membuat aturan yang seakan-akan mementingkan mereka sendiri. Baru-baru ini, menjadi marah semua masyarakat Republik Indonesia. Seorang anggota dewan Parlemen yang masuk ke tempat ternyaman itu melakukan luka yang begitu dalam ke pada rakyat bahkan “Mengkhianati Rakyat Sendiri”. Ujar Salah Satu Orator Lapangan.

Dimana atas persetujuan mereka, dan juga aturan yang di buat mereka bersama Sekjend DPR RI Anggota DPR RI sering keluar melakukan “Kunjungan Kerja Luar Negeri” tanpa output yang jelas atas kepergian mereka ke negara lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Agus S, Koordinator Lapangan dari Aliansi Kelompok Masyarakat Anti Korupsi (AKAMSI) menilai ini hanya menjadi pemborosan anggaran Negara, atas partisipasi pajak dan retribusi rakyat terhadap anggaran APBN yang di pakai. “Alokasi Anggaran ini pun, tidak terlalu “Penting” untuk di keluarkan kepada wakil rakyat yang tiap pemilu mengemis suara tapi kerja cuman “Tidur”. Ucap Agung.

Baca Juga:  Viral Mobil Pembawa MBG Diduga Tabrak Siswa SD di Jakarta Utara, Guru Berupaya Selamatkan Korban

Bahkan ini menjadi kesalahan besar negara atas kinerja yang selama ini belum maksimal untuk di jalankan sesuai Undang-Undang 1945. Ini seakan-akan anggota DPR RI melakukan perjalanan atau kunjungan kerja ke Luar Negeri dalam konteks “Pemborosan APBN”. Dimana anggaran itu, bisa saja di peruntukan untuk Pendidikan dan Kesehatan yang selama ini masih jauh dari harapan Masyarakat Indonesia. Masih banyak sekolah yang bocor, rusak bahkan siswa yang rela pergi ke sekolah melewati derasnya air sungai. Ini menjadi catatan besar, dimana peran negara atas kebutuhan dasar pendidikan di Indonesia.

Adapun Tuntutan Aksi Hari ini :

-Meminta Pimpinan DPR RI Konsisten melalui Moratorium Kunjungan Kerja DPR RI.

-Mendesak KPK RI Memanggil Kesekjanan DPR RI Dalam Transparansi dan Evaluasi Kunjungan Luar Negeri DPR RI.

-Mendesak aparat penegak hukum dan pihak berwajib Audit dan Selidiki Aliran Dana Kunjungan Kerja DPR RI.

Agung Koordinator Lapangan Berjanji Menggelar Aksi Unjuk Rasa Jilid II dengan Massa lebih Besar dan akan menduduki Kantor DPR RI.

(Lipsus -Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harumkan Nama Jambi di GBK: Putri AIPDA Hery Jadi Satu-Satunya Pendamping FESI Islami dari Sungai Penuh
Stok BBM Dipastikan Aman,Menteri ESDM Bahlil Lahadalia imbou Masarakat Tetap Tenang”
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa keputusan ini sudah final dan akan diumumkan dalam hitungan hari. Bahkan, ia menegaskan pengumuman tidak akan lewat bulan Maret 2026.
Kementerian Agama RI Menetapkan Satu Syawal 1447 Hijrah Jatuh Pada Hari Sabtu (21/03/2026)
Aktivis kontraS Andre yunus Di siram air keras oleh( OTK) orang tidak kenal Di jakarta pusat”
Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Antara Transisi Energi Rendah Karbon dan Keadilan Ekologis
KPK Resmi Tahan Eks Menteri Agama Yaqut cholil
Mabes Polri Bagikan 1500 Paket Makanan Takjil kepada Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

Harumkan Nama Jambi di GBK: Putri AIPDA Hery Jadi Satu-Satunya Pendamping FESI Islami dari Sungai Penuh

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:55 WIB

Stok BBM Dipastikan Aman,Menteri ESDM Bahlil Lahadalia imbou Masarakat Tetap Tenang”

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:31 WIB

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa keputusan ini sudah final dan akan diumumkan dalam hitungan hari. Bahkan, ia menegaskan pengumuman tidak akan lewat bulan Maret 2026.

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:37 WIB

Kementerian Agama RI Menetapkan Satu Syawal 1447 Hijrah Jatuh Pada Hari Sabtu (21/03/2026)

Senin, 16 Maret 2026 - 00:43 WIB

Aktivis kontraS Andre yunus Di siram air keras oleh( OTK) orang tidak kenal Di jakarta pusat”

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB