Dewi Astutik Ditangkap di Kamboja, Gembong Sabu 2 Ton Akhirnya Tertangkap

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Kompas1.id —
Operasi besar pemberantasan narkoba internasional akhirnya membuahkan hasil. Dewi Astutik (43), buronan kelas kakap dalam kasus penyelundupan 2 ton sabu senilai triliunan rupiah, resmi ditangkap oleh tim gabungan BNN, BAIS TNI, Interpol, dan Kepolisian Kamboja.

Penangkapan dilakukan pada Senin, 1 Desember 2025, di lobi sebuah hotel di Sihanoukville, Kamboja. Saat itu Dewi diketahui akan naik sebuah mobil Toyota Prius bersama seorang pria. Operasi dilakukan cepat, profesional, dan tanpa perlawanan.
Setelah ditangkap, Dewi Astutik langsung dibawa ke Phnom Penh untuk proses identifikasi,

sebelum akhirnya diterbangkan ke Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa sore, 2 Desember 2025 untuk menjalani pemeriksaan secara intensif oleh penyidik BNN.

epala BNN menyebut Dewi sebagai aktor utama dalam kasus penyelundupan sabu dalam jumlah besar tersebut dan berada di struktur puncak jaringan narkoba internasional wilayah Asia–Afrika. Pengungkapan kasus ini disebut menyelamatkan jutaan jiwa dari ancaman narkotika.

BNN menegaskan bahwa pengungkapan tidak berhenti pada penangkapan pelaku utama. Penyelidik akan menelusuri jalur pendanaan, logistik, serta seluruh jaringan internasional yang selama ini berada di balik penyelundupan narkoba dalam skala besar itu.

Penangkapan ini menjadi bukti komitmen Indonesia dalam memerangi sindikat narkoba lintas negara, serta wujud nyata kerja sama internasional dalam penegakan hukum.

Sumber kirimian; (BNN)

Editor wep / Kompas1.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harumkan Nama Jambi di GBK: Putri AIPDA Hery Jadi Satu-Satunya Pendamping FESI Islami dari Sungai Penuh
Stok BBM Dipastikan Aman,Menteri ESDM Bahlil Lahadalia imbou Masarakat Tetap Tenang”
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa keputusan ini sudah final dan akan diumumkan dalam hitungan hari. Bahkan, ia menegaskan pengumuman tidak akan lewat bulan Maret 2026.
Kementerian Agama RI Menetapkan Satu Syawal 1447 Hijrah Jatuh Pada Hari Sabtu (21/03/2026)
Aktivis kontraS Andre yunus Di siram air keras oleh( OTK) orang tidak kenal Di jakarta pusat”
Diskusi SEMAINDO Bahas Geothermal Halmahera Barat: Antara Transisi Energi Rendah Karbon dan Keadilan Ekologis
KPK Resmi Tahan Eks Menteri Agama Yaqut cholil
Mabes Polri Bagikan 1500 Paket Makanan Takjil kepada Masyarakat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:57 WIB

Harumkan Nama Jambi di GBK: Putri AIPDA Hery Jadi Satu-Satunya Pendamping FESI Islami dari Sungai Penuh

Sabtu, 28 Maret 2026 - 00:55 WIB

Stok BBM Dipastikan Aman,Menteri ESDM Bahlil Lahadalia imbou Masarakat Tetap Tenang”

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:31 WIB

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa keputusan ini sudah final dan akan diumumkan dalam hitungan hari. Bahkan, ia menegaskan pengumuman tidak akan lewat bulan Maret 2026.

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:37 WIB

Kementerian Agama RI Menetapkan Satu Syawal 1447 Hijrah Jatuh Pada Hari Sabtu (21/03/2026)

Senin, 16 Maret 2026 - 00:43 WIB

Aktivis kontraS Andre yunus Di siram air keras oleh( OTK) orang tidak kenal Di jakarta pusat”

Berita Terbaru