Jalan Desa Wari Ino, Kembali Menjadi Sorotan Publik: Pemuda Tobelo Angkat Bicara.

Nasional182 Dilihat

Kompas 1.id Tobelo,
25 Februari 2026.Desa wari ino, Kecamtan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara adalah salah satu Desa yang lengkap dengan pusat pendidikan mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Ke Perguruan Tinggi di anggap sebagai Desa paling tertinggal dari segi infrastruktur Jalan. Di ketahui Ke-2 kampus Ter nama yang ada di Maluku Utara yaitu Kampus Universitas Halmahera (UNIERA) Dan Politeknik Perdamaian Halmahera (PADAMARA) berdomisili di desa wari ino, Kampus yang sudah banyak melahirkan orang-orang besar.

Hal ini membuat publik “Geleng Kepala” dikarenakan para mahasiswa yang berstudi di Desa Wari ino pada 2 (dua) kampus ini sebagian besar berasal dari luar Kabupaten Halmahera Utara, sehingga terbangun diskusi-diskusi bebas berkaitan dengan status Jalan Lingkar didalam desa tersebut.

banner 336x280

Rivaldo Djini-Salah satu Pengurus Pemuda Wari ino “Keberadaan infrastruktur jalan bukan sekedar menjawab kebutuhan masyarakat setempat, tetapi juga di pandang sebagai salah satu upaya menjaga Marwah Kabupaten Halmahera Utara Karena Desa yang menjadi pusat pendidikan ini juga masuk dalam ibu kota Kecamatan Tobelo, tetapi Jalannya seperti di desa-desa Yang jauh dari pusat Pemerintah Kabupaten.

Lanjut ival-“Kalau mau jujur, Kami sudah lama cemburu dengan desa-desa yang ada di dalam kota, Karena jika di lihat jalan Hotmix berlingkar hingga ke dapur-dapur warga tetapi kami di wari ino hanya bisa menikmati jalan layak disaat kita melewati jalan Trans Tobelo-Galela”

Berbagai upaya sudah di kordinasikan untuk memperjuangkan agar Wari ino bisa di Tingkatan dari segi Pembangunan jalan, dan menurut informasi yang di peroleh bahwa akan ada peningkatan badan jalan untuk desa wari Ino di tahun 2026, berdasarkan pengusulan di perubahan anggaran pada Musrembang Kecamtan, Jumat 20 Februari 2026, Lalu.

“Komunikasi politik selalu terbangun dengan para pemangku kebijakan untuk segerah dilakukan peningkatan badan jalan, dan anggap sudah tersampaikan karena poinya sudah di masukan dalam perubahan anggaran tahun 2026. Kami berharap segerah di tindak lanjut dan di eksekusi agar masyarakat jangan terus menerus bertanya-tanya soal keberpihakan Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam Hal ini Dinas PU.” Tutup Ival

(N -Dj)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *