‎LMND Minta Bupati Aceh Singkil Evaluasi Dinas Terkait, Buntut Daging Meugang Bantuan Presiden Berbau Busuk

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id
Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif kabupaten (EK) Aceh Singkil mendesak Bupati Safriadi Oyon untuk segera mengevaluasi dinas terkait atas dugaan kelalaian dalam penyaluran bantuan daging meugang dari Presiden Prabowo Subianto yang dilaporkan berbau busuk dan tidak layak konsumsi.

‎Surya padli Ketua EK LMND Aceh Singkil menyampaikan bahwa bantuan daging meugang seharusnya menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat dalam menyambut tradisi meugang di Kabupaten Aceh Singkil.

‎Namun, temuan di lapangan justru memunculkan kekecewaan dan keresahan warga karena kualitas daging yang diterima diduga sudah tidak segar.

‎“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Bantuan yang seharusnya membawa kebahagiaan justru menimbulkan kekecewaan. Kami meminta Bupati Aceh Singkil untuk segera mengevaluasi dinas terkait, khususnya yang bertanggung jawab atas distribusi dan pengawasan kualitas bantuan,” ujar surya dalam keterangannya.

‎Kami menilai, jika benar ditemukan daging dalam kondisi berbau busuk, maka terdapat indikasi kelalaian dalam proses penyimpanan, distribusi, maupun pengawasan. Oleh karena itu, LMND mendesak adanya:

‎Evaluasi menyeluruh terhadap dinas terkait yang menangani distribusi bantuan.

‎Transparansi kepada publik mengenai proses pengadaan dan penyaluran daging meugang.

‎Sanksi tegas bagi pihak yang terbukti lalai.

‎Pemeriksaan kesehatan terhadap daging yang telah terlanjur dibagikan kepada masyarakat.

‎EK LMND juga meminta agar pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi resmi untuk menghindari simpang siur informasi yang dapat memperkeruh situasi.

‎“Kami tidak ingin masyarakat menjadi korban kelalaian. Tradisi meugang adalah bagian penting dari budaya Aceh, sehingga kualitas bantuan harus benar-benar dijaga,” tegasnya.

‎LMND menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada kejelasan dan langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil.

‎Reporter Sabri

Baca Juga:  Aktivis Desak Pemerintah Aceh Serius Perjuangkan Kejelasan Hukum MOU Helsinki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah
HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif
Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap
Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil
‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik
‎Kembali Menjadi Sorotan Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Singkil Tahun 2026
‎Mediasi Memanas, Gemuka Kecewa Pemkab Aceh Singkil Tak Berikan Jaminan Tertulis Pendataan Ulang Jadup
‎Resmi Beroperasi Dapur SPPG Permata Harapan Madani Siap Perkuat Program MBG di Aceh Singkil
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 05:08 WIB

Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026: Disdikbud Aceh Singkil Instruksikan Upacara Serentak di Sekolah

Minggu, 26 April 2026 - 11:16 WIB

HUT ke-27 Aceh Singkil, SWI Desak Pemda Prioritaskan UMKM dan Ekonomi Kreatif

Kamis, 23 April 2026 - 11:40 WIB

Kondisi Lampu Jembatan Penghubung Dari Aceh Singkil Ke Aceh Selatan Penerangnya Gelap

Selasa, 21 April 2026 - 15:41 WIB

Sazqia Amanda Tuntaskan Setoran 30 Juz dalam 24 Jam, Catat Rekor Tahfiz di Aceh Singkil

Jumat, 3 April 2026 - 03:07 WIB

‎Kondisi Halaman UPTD SPF SD Takal Pasir di Kabupaten Aceh Singkil Menuai Kritik

Berita Terbaru

Berita

Menembak Begal*

Kamis, 28 Mei 2026 - 13:12 WIB