Kasus Pengeroyokan Anak di Bawah Umur Buntut DI Meja *SPKT POLRES HALUT. Diduga Pelaku Anak Anggota Polisi.!*

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas 1.id Tobelo,
18 Februari 2026. Kasus pengeroyokan yang terjadi pada tanggal 4 Januari 2026, tepatnya di desa Tioua/Efi-Efi, Tobelo Tengah dinilai buntut di meja Polisi. Pihak korban sudah mengambil langka hukum dengan cara mengadu ke Polres Halmahera Utara sejak Tanggal 4 Januari 2026 tapi, laporan tersebut di abaikan tanpa ada kejelasan.

Laporan polisi dengan Nomor: STPL/10/I/2026 dan sudah di berikan ke Pihak korban tapi status kasus tidak jelas hingga memicu berbagai presepsi publik terkait pelayanan Hukum di Polres Halmahera Utara.

Berdasarkan hasil dari wawancara awak media kepada korban (CP) “Saya sudah lapor ke Polres Halut, Laporan Polisi juga dong so kase tapi sampe saat ini belum ada info balik dari SPKT” Ucap Korban

Terduga pelaku (JH) saat ini masih beraktivitas seperti biasanya karena pelaku adalah anak dari seorang anggota Polisi. Hal ini mengundang reaksi dan memancing amarah keluarga dari pihak korban.

Yulia Pihang Adv. Tindakan Pengeroyokan yang terjadi pada Klien saya adalah tindakan tak terpuji yang harus di lindungi. Kasus ini melanggar Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Tidak ada yang kabal hukum di Negara ini siapapun dia harus di tegakkan sesuai dengan perintah Konstitusi.

“Saya menekankan kepada Kapolres dan Khususnya KANIT PPA POLRES HALUT agar jangan bermain mata dengan kasus seperti ini. Ini tindakan penganiayaan yang fatal jika tidak di berikan sangksi hukum. “Tutup Yulia

(N – Dj).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!
FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.
Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.
Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami
Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian
Penertiban Tanpa Solusi Dinilai Bom Waktu, Aktivis Sulut Ingatkan Potensi Gejolak Sosial di Boltim
Hari Batik Nasional 2026, H. Dadan Sobara Mari Tumbuhkan Cinta Budaya Bangsa Melalui Batik.
Pengaduan Solar Subsidi di SPBU Langowan Diterima BPH Migas “SOROTAN PUBLIK”
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Pangbes Manguni Muda Indonesia Apresiasi Kinerja Satresnarkoba Polres Bitung: Di Bawah Komando Kasat IPTU Jefri Duabai, Perang Terhadap Narkoba Nyata.!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:56 WIB

FAMILY GATHERING PAGUYUBAN SCOOTER BANDUNG (PSB) SIAP GEBER GARUT 17-18 OKTOBER 2026 – USUNG TEMA SAREUNDEUK SAIGEL SABOBOT SAPIHANEAN.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Viral ! Lansia 73 Tahun di KBB Ditolak Berobat di RSUD Cikalongwetan Gara-Gara Tak Punya JKN Mobile.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Masyarakat Boltim Titip Harapan Ke Kapolri Baru: Polisi Bersama Masyarakat Rasakan Kesulitan Kami

Minggu, 4 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Dari Boltim Untuk Istana: Selamat Datang Kapolri Jendral Suyudi, 25 WPR Menanti Kepastian

Berita Terbaru