Kabar melegakan datang menjelang Bulan Suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan stok aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman — bahkan surplus besar!

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Berdasarkan neraca cabai Februari–Maret 2026, produksi cabai rawit di Jabar pada Februari mencapai 34.463 ton, sementara kebutuhan hanya 16.578 ton. Artinya, ada surplus 17.885 ton. Lebih mengejutkan lagi, Maret diproyeksikan melonjak hingga 78.963 ton, dengan surplus fantastis 55.018 ton!

Untuk cabai besar atau cabai merah, kondisi juga tak kalah aman. Produksi Februari tercatat 32.398 ton dengan surplus 8.540 ton. Maret meningkat menjadi 38.703 ton dengan surplus 10.962 ton.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah terus mengawal produksi dan distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama Ramadan dan Lebaran.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penguatan produksi di daerah sentra dan pengendalian distribusi terus kami lakukan agar kebutuhan masyarakat terpenuhi optimal,” tegasnya.

Baca Juga:  Disiplin dari Hal Kecil.Sipropam Cek Kendaraan Pribadi dan Dinas Anggota Polres Pekalongan

Jawa Barat sendiri ditopang luas panen besar di sejumlah daerah sentra seperti Kabupaten Bandung (400 ha), Garut (485 ha), dan Sumedang (250 ha).

Champion cabai Kabupaten Bandung, Juhara, menyebut pola tanam berjenjang membuat panen berlangsung terus-menerus. Sementara petani Garut memastikan produktivitas tetap terjaga meski menghadapi tantangan iklim.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan, Muh. Agung Sunusi, menambahkan bahwa pemantauan intensif terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Dengan surplus puluhan ribu ton ini, masyarakat diharapkan bisa menjalani Ramadan tanpa kekhawatiran lonjakan harga cabai.

Ramadan makin dekat, stok cabai disebut aman. Kini publik menanti, apakah harga di pasar ikut stabil?

***Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Bulan Pasca pelimpahan Kejati Aceh, ALAMP AKSI Desak Kejari Aceh Singkil Ungkap Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas APBD 2016
100 HARI UNTUK BUKTI.! JIKA TIDAK TEGAS, KAPOLRES BITUNG LEBIH BAIK MUNDUR
Sambut 1448 Hijriah, Bupati Safriadi Oyon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Kekuatan Membangun Aceh Singkil
Ketua DPRD Hadir dan Menyapa Masyarakat dalam Dialog Forum
Laporan Khusus: Membedah Gurita “Makelar Kasus” di Balik Bayang-bayang Institus
Khidmat! Tradisi Peusijuk Awali Operasional Alat Berat di Desa Ujung Bawang, Simbol Keberkahan dan
‎Demi Masa Depan Anak, Pemdes Pea Bumbung Pinjamkan Gedung TPA Saat SD Direhab
‎Disperindagkop Aceh Singkil Siap Tindak Distributor dan Pangkalan LPG 3 Kg yang Nakal
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:48 WIB

Enam Bulan Pasca pelimpahan Kejati Aceh, ALAMP AKSI Desak Kejari Aceh Singkil Ungkap Progres Dugaan Korupsi Genset Puskesmas APBD 2016

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:02 WIB

100 HARI UNTUK BUKTI.! JIKA TIDAK TEGAS, KAPOLRES BITUNG LEBIH BAIK MUNDUR

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:27 WIB

Sambut 1448 Hijriah, Bupati Safriadi Oyon Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Kekuatan Membangun Aceh Singkil

Rabu, 15 Juli 2026 - 06:02 WIB

Ketua DPRD Hadir dan Menyapa Masyarakat dalam Dialog Forum

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:59 WIB

Laporan Khusus: Membedah Gurita “Makelar Kasus” di Balik Bayang-bayang Institus

Berita Terbaru