Ribuan Pengusaha dan Buruh Tambang Gelar Aksi di Depan Gedung Sate, Lalu Lintas Lumpuh Total

Berita, Daerah36 Dilihat

Kompas1.id|| Pengusaha tambang, pengusaha angkutan, dan buruh tambang menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, pada Jumat (6/2/2026). Sekitar 30 truk tronton menghuni kawasan Jalan Diponegoro, menyebabkan arus lalu lintas terhenti total.

Massa mengajukan protes terhadap sejumlah kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dinilai menyebabkan berhentinya aktivitas usaha pertambangan, termasuk yang memiliki izin resmi.

banner 336x280

Koordinator aksi, Yadi Suryadi, menyampaikan bahwa aksi ini melibatkan berbagai organisasi, di antaranya Asosiasi Transportasi Tambang Nusantara (ATTN), Asosiasi Transporter Tangerang Bogor (ATTB), dan Serikat Buruh Nasionalis Indonesia (SBNI).

Mereka menyoroti beberapa aturan, yaitu Pergub Jabar No. 11 Tahun 2025, Surat Edaran Gubernur No. 26/PM.05.02/PEREK/2025, serta kebijakan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas ESDM Jawa Barat yang mengatur moratorium perizinan dan operasional tambang.

Situasi sempat menjadi tegang ketika sebuah truk tronton diarahkan mundur hingga hampir menyeruduk pagar Gedung Sate. Salah satu pendemo mengeluarkan seruan, “Kalau kami tidak dihargai, kami dobrak!”

Aksi mulai mereda setelah perwakilan Pemprov Jabar keluar bertemu dengan massa dan menyampaikan bahwa Gubernur Dedi Mulyadi sedang berada di Jakarta. Hingga pukul 14.00 WIB, massa tetap berada di lokasi dengan menuntut kepastian kebijakan dan kepastian hukum bagi usaha pertambangan yang sah.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *