Kabupaten Bandung Barat.Kompas1.Id.
Bencana longsor di Pasir Langu, Cisarua, Bandung Barat, yang terjadi pada 24 Januari 2026, disebabkan oleh hujan lebat yang memicu aliran lumpur dan debris dari Gunung Burangrang.
Aliran ini menghantam permukiman warga di bawahnya, menyebabkan kerusakan parah dan memaksa warga mengungsi.
Pakar geologi dari ITB, Dr. Imam Achmad Sadisun, menjelaskan bahwa longsor ini dipicu oleh kombinasi durasi dan intensitas hujan yang menjenuhkan tanah, sehingga kekuatan gesernya menurun drastis. Faktor lain adalah adanya bendungan alam di hulu sungai yang jebol, mengirimkan gelombang lumpur ke hilir.
Sudah hari ke 9 BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) baju membahu dengan TNI Polri serta para komunitas diantaranya RAPI. Membantu pencarian para korban longsor yang sudah hari ke 9 belum diketemukan.
Sebagai pelaksana BANKOM(Bantuan Komunikasi) Bencana longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat.
Rapi Daerah 10 Jawa Barat ikut serta membantu evakuasi para korban longsor serta membersihkan puing puing sisa longsor.
Hadir dalam evakuasi korban longsor di pasir langu cisarua Bandung Barat diantaranya.
Ketua RAPI Daerah Jawa Barat JZ10 BJU. Yaya Dahyarna,SE. Wakil Ketua 2 RAPI Daerah Jawa Barat JZ10 BOM Nandang Noor Rachmat. Koordinator Lapangan JZ10FCL. Drs.S.Irianto Girsang. Dani RS dan Pengurus dan anggota RAPI Wilayah Jawa Barat.
Semoga korban terdampak longsor dapat segera mendapatkan bantuan dan pemulihan.Tim Liputan Kompas1.Id.***(Hida Linggaraja/RS.Dani )















