*Proses Pengangkatan Sita di ATR/BPN Kabupaten Bandung Dinilai Berlarut-larut

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Kabupaten Bandung – Proses pengangkatan sita di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bandung menuai keluhan dari masyarakat. Salah satu pemohon mengaku kecewa karena pengurusan pengangkatan sita yang diajukan tak kunjung selesai dalam waktu lama, dengan alasan klasik bahwa Buku Tanah yang berada di arsip belum ditemukan.

Menurut keterangan seorang warga yang kebetulan tengah mengurus keperluan di Kantor ATR/BPN Kabupaten Bandung, alasan tersebut terus berulang setiap kali pemohon menanyakan perkembangan berkasnya. “Setiap ditanya, jawabannya selalu sama, Buku Tanah belum ketemu. Ini sudah berlangsung lama dan tidak ada kejelasan,” ujarnya.
Warga tersebut menilai, jika memang terjadi kendala administrasi seperti hilangnya atau belum ditemukannya Buku Tanah, seharusnya pihak ATR/BPN segera mengambil langkah konkret dan solutif, bukan justru membiarkan proses berlarut-larut tanpa kepastian. “Harusnya ada tindakan cepat, bukan hanya menunggu dan mengulang alasan yang sama,” tambahnya.

Baca Juga:  Polda Jabar dan Dispusipda Jalin Kerja Sama Tingkatkan Kompetensi Arsip Digital

Akibat kondisi tersebut, pemohon yang telah melengkapi seluruh berkas pengangkatan sita mengaku sangat kecewa terhadap kinerja ATR/BPN Kabupaten Bandung. Keterlambatan ini dinilai merugikan pemohon, baik dari sisi waktu, biaya, maupun kepastian hukum atas tanah yang dimiliki.
Masyarakat pun menghimbau agar Kepala Kantor ATR/BPN Kabupaten Bandung dapat bersikap tegas dan melakukan evaluasi internal, khususnya terkait pengelolaan arsip Buku Tanah. Mereka berharap pelayanan pertanahan dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsi ATR/BPN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ilham PIKOLO
Kaperwil Jawa Barat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat
Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar
Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi
PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik
Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik
*Ali Syakieb: Pendidikan Berkualitas adalah Hak Semua Anak Indonesia*
Badai Plastik 2026: Ketika “Emas Transparan” Mengguncang Meja Makan hingga Manufaktur
*BPN Kabupaten Bandung Gelar Konsolidasi Bagian Roya, Perkuat Sinergi dengan Korsub Baru*
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 03:55 WIB

Rumah Sakit Maranatha Grand Re-Opening Poliklinik Excekutive Komitmen Pelayanan Tanpa Diskriminasi untuk Seluruh Masyarakat

Minggu, 19 April 2026 - 09:01 WIB

Sudut Tenang di Balik Cahaya Layar

Senin, 13 April 2026 - 03:05 WIB

Tubuh sebagai Kunci: Di Balik Janji Efisiensi Implan NFC dan Ancaman Privasi

Senin, 13 April 2026 - 02:04 WIB

PERSIB Bertahan di Bawah Tekanan, Bojan Hodak Soroti Titik

Sabtu, 4 April 2026 - 07:57 WIB

Dubai Mendadak Sunyi, Eksodus ‘Crazy Rich’ ke Bali Meningkat Pasca-Eskalasi Konflik

Berita Terbaru