Ancaman Gempa dari Sesar Lembang Mengintai Bandung Raya, Pemprov Jabar Perkuat Kesiapsiagaan

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id || Wilayah Bandung Raya, mencakup Kabupaten dan Kota Bandung, berada dalam bayang-bayang potensi gempa bumi besar yang bersumber dari aktivitas Sesar Lembang. Menyikapi risiko tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkatkan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Sesar Lembang merupakan struktur geologi aktif yang membentang sekitar 29 kilometer dari Padalarang hingga Cimenyan, tepat di sisi utara Kota Bandung dan berada di kawasan kaki Gunung Tangkuban Perahu. Keberadaannya bukan sekadar catatan ilmiah, melainkan sumber potensi gempa yang nyata dan perlu diantisipasi secara serius.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa Pemprov Jabar telah menjalin koordinasi intensif dengan sejumlah lembaga terkait, seperti BRIN, BMKG, dan BNPB, guna mempersiapkan langkah-langkah pencegahan apabila terjadi gempa. Menurutnya, Jawa Barat merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, sehingga kewaspadaan menjadi hal mutlak.

“Gempa bumi adalah ancaman yang terus kami pantau. Sesar Lembang menjadi salah satu fokus utama dalam upaya mitigasi dan pengawasan,” ujar Herman, dikutip dari unggahan media sosialnya, Sabtu (31/1/2026).

Ia menambahkan, pembangunan di wilayah rawan gempa memerlukan perencanaan dan biaya lebih besar karena harus memenuhi standar ketahanan bangunan. Struktur konstruksi wajib dirancang dengan pondasi kuat dan mengikuti Standar Nasional Indonesia (SNI) agar mampu meminimalkan dampak kerusakan.

“Dengan bangunan tahan gempa, aktivitas masyarakat dapat tetap berjalan, sekaligus menjaga agar infrastruktur vital seperti listrik dan jaringan utilitas tidak terganggu saat bencana terjadi,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap aktivitas Sesar Lembang. BMKG juga secara berkelanjutan berkoordinasi dengan BPBD dan pemerintah daerah untuk memperkuat sistem peringatan dini serta meningkatkan kesiapan masyarakat menghadapi potensi gempa.(*Red/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru