Pemkab Bandung Berikan Layanan Pemeriksaan Gratis untuk Deteksi Dini Penyakit

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB BANDUNG KOMPAS1.ID
-Kabar gembira bagi 3,8 juta warga Kabupaten Bandung. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menyatakan kesiapannya untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis secara menyeluruh di seluruh fasilitas layanan kesehatan yang ada.

Mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Puskesmas, hingga Poliklinik Desa (Polindes). Seluruh warga akan mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.

Bupati Bandung Dadang Supriatna, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemkab Bandung terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto di bidang kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, meskipun program pemeriksaan kesehatan gratis telah berjalan, implementasinya dinilai belum maksimal dan perlu percepatan.

“Salah satu program Pak Presiden melalui Kemenkes adalah mendeteksi sejak dini tentang kesehatan masyarakat. Tapi saya
melihat program pengecekan kesehatan di Kabupaten Bandung belum maksimal, padahal gratis,” ujar Bupati Dadang Supriatna saat ekspos Program Kerja Dinas Kesehatan tahun 2026, di Kantor Dinkes Kabupaten Bandung, Kamis (8/1/2026).

Untuk mempercepat realisasi program ini,
Bupati yang akrab disapa Kang DS itu meminta Kadinkes Kabupaten Bandung untuk segera melakukan pemetaan detail. Pemetaan ini meliputi jumlah fasilitas kesehatan yang tersedia dan data sebaran penduduk agar 3,8 juta jiwa penduduk Kabupaten Bandung terlayani oleh fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Bagaimana caranya agar 3,8 juta jiwa ini dapat dibagi habis oleh seluruh fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Bandung untuk pemeriksaan kesehatan gratis ini. Nanti dari situ akan diketahui penyakit apa saja yang diderita masyarakat,” ungkap Kang DS.

“Ini sangat penting. Sebab maksud dan tujuan Pak Presiden kenapa mengeluarkan program ini adalah untuk meningkatkan indeks kesehatan di negara kita,” tambah Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menyebut kesehatan adalah hak dasar masyarakat yang merupakan investasi penting bagi kemajuan daerah. Dengan pemeriksaan kesehatan gratis, menurutnya, dapat mendeteksi dini berbagai penyakit dan memberikan penanganan yang tepat.

Baca Juga:  Pamer' Kreatif Pendaptaran Merk Jamu Mba Pri Menjadi Salah Satu UMKM Yang Mendapat Pasilitas HKI

“Anggap saja kita belanja kasus. Karena semakin ke sini, semakin banyak jenis penyakit,” ungkapnya.

Kang DS menargetkan, program pemeriksaan kesehatan gratis ini dapat diselesaikan pada tahun 2026.

Tak hanya itu, Bupati Bandung juga meminta agar para Direktur RSUD Bedas maupun para Kepala Puskesmas hingga Polindes untuk dapat terus meningkatkan layanan kepada masyarakat. Ia juga meminta agar layanan kesehatan selalu mengutamakan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S).

“Tapi alhamdulillah saya tidak mendengar lagi ada masyarakat yang ditolak Rumah Sakit. Saya ingatkan jangan sampai ada yang menolak pasien. Jangan dulu ngmong duit dan urusan administrasi, tapi utamakan keselamatan pasien,” tuturnya.

Guna meningkatkan pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan, Pemkab Bandung akan segera membangun satu unit RSUD baru yang berlokasi di Kecamatan Cimenyan.

Kang DS meminta agar RSUD Bedas Cimenyan yang melayani masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Cimenyan dan Cilengkrang, dapat mulai ditenderkan pada Januari ini.

“Saya minta RSUD Bedas Cimenyan dapat ditender Januari ini karena ini sangat ditunggu masyarakat,” ungkap Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung itu.

Selain itu, Kang DS juga berencana akan menambah puluhan Puskesmas mulai tahun ini. Sebab berdasarkan kajian, kata Bupati, idealnya Kabupaten Bandung yang terdiri dari 31 kecamatan dan 270 desa dan 10 kelurahan membutuhkan 145 Puskesmas. Sementara saat ini, Kabupaten Bandung baru memiliki 62 Puskesmas.

“Selain itu, kami akan terus tambah Puskesmas secara bertahap,” jelasnya. ***(ic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Amankan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Penghargaan Bergengsi dari PT KAI
Dukung Pengamanan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Apresiasi Dari KAI
Pemuda Asal Bandung Barat Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Masyarakat
Semprul Cup 2026 Resmi Bergulir, Panglima Semprul Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dari Antapani Kidul
GELEGAR SEMPRUL CUP 2026! PANGLIMA SEMPRUL KOMANDO LANGSUNG BUKA TURNAMEN DI ANTAPANI KIDUL
PERKUAT EKONOMI MASYARAKAT, BPN KOTA BANDUNG TANDATANGANI KERJA SAMA AKSES REFORMA AGRARIA 2026
IPDN Beri Penghargaan kepada ABPEDNAS atas Kontribusi dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:40 WIB

Sinergi Amankan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Penghargaan Bergengsi dari PT KAI

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:36 WIB

Dukung Pengamanan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Apresiasi Dari KAI

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:57 WIB

Pemuda Asal Bandung Barat Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 02:49 WIB

Semprul Cup 2026 Resmi Bergulir, Panglima Semprul Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dari Antapani Kidul

Senin, 20 Juli 2026 - 02:44 WIB

GELEGAR SEMPRUL CUP 2026! PANGLIMA SEMPRUL KOMANDO LANGSUNG BUKA TURNAMEN DI ANTAPANI KIDUL

Berita Terbaru