Angin Puting Beliung Terjang Desa Sarimahi Ciparay, Rumah Warga di Tujuh RW Rusak Berat.

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabupaten Bandung Kompas1i.d

Ciparay Bencana alam angin puting beliung kembali menerjang wilayah Kabupaten Bandung. Kali ini, Desa Sarimahi di Kecamatan Ciparay menjadi lokasi terdampak parah, mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.
​Peristiwa ini terjadi pada Jumat Sore, 31 Oktober 2025 sekitar pukul 15.30 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan deras disertai angin kencang yang tiba-tiba berubah menjadi pusaran puting beliung.

​Tujuh RW Terdampak, Kerusakan Mayoritas di Bagian Atap

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menurut laporan sementara dari aparat desa dan tim relawan di lapangan, setidaknya tujuh Rukun Warga (RW) mengalami dampak langsung, yaitu RW 04.RW 05 RW 06 RW 07, RW 11, RW 12, dan RW 15.
​Di wilayah-wilayah ini, puluhan rumah dilaporkan rusak. Kerusakan mayoritas terjadi pada bagian atap yang terbawa terbang oleh pusaran angin.

​📝 Catatan Kepala Desa Sarimahi: Yusup S.IP
“Kami masih terus melakukan pendataan akurat. Diperkirakan ada puluhan rumah yang rusak di Tujuh RW tersebut. Prioritas kami saat ini adalah mengamankan warga dan memberikan bantuan terpal darurat untuk rumah yang atapnya hilang total, ujar Kepala Desa Sarimahi .Yusup S.IP

Baca Juga:  Benteng GBLA Runtuh, Persib Tertahan Tanpa Gol oleh Arema

Upaya Penanganan dan Kebutuhan Mendesak

​Pasca-kejadian, warga yang dibantu oleh Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, langsung bergerak cepat melakukan pembersihan puing-puing dan menolong warga yang terdampak.
​Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan oleh para korban antara lain:

​Terpal untuk menutup atap rumah sementara.

​Bahan Makanan Siap Saji untuk keluarga yang rumahnya tidak bisa digunakan.

​Material Bangunan seperti genteng, asbes, dan kayu untuk perbaikan.

​Pihak BPBD Kabupaten Bandung menghimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Proses asesmen dan penyaluran bantuan akan terus dilakukan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.

H Pepen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi Amankan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Penghargaan Bergengsi dari PT KAI
Dukung Pengamanan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Apresiasi Dari KAI
Pemuda Asal Bandung Barat Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Masyarakat
Semprul Cup 2026 Resmi Bergulir, Panglima Semprul Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dari Antapani Kidul
GELEGAR SEMPRUL CUP 2026! PANGLIMA SEMPRUL KOMANDO LANGSUNG BUKA TURNAMEN DI ANTAPANI KIDUL
PERKUAT EKONOMI MASYARAKAT, BPN KOTA BANDUNG TANDATANGANI KERJA SAMA AKSES REFORMA AGRARIA 2026
IPDN Beri Penghargaan kepada ABPEDNAS atas Kontribusi dalam Tata Kelola Pemerintahan Desa
Sambut 1 Muharam 1448 H, BAZNAS Bandung & KUA Margaasih Gelar Santunan Yatim Piatu “Muharam Penuh Cinta”
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:40 WIB

Sinergi Amankan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Penghargaan Bergengsi dari PT KAI

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:36 WIB

Dukung Pengamanan Aset Negara, Kantah Kota Bandung Raih Apresiasi Dari KAI

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:57 WIB

Pemuda Asal Bandung Barat Dilaporkan Hilang, Keluarga Mohon Bantuan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 02:49 WIB

Semprul Cup 2026 Resmi Bergulir, Panglima Semprul Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi dari Antapani Kidul

Senin, 20 Juli 2026 - 02:44 WIB

GELEGAR SEMPRUL CUP 2026! PANGLIMA SEMPRUL KOMANDO LANGSUNG BUKA TURNAMEN DI ANTAPANI KIDUL

Berita Terbaru