Atasi Kemacetan, Bupati Bandung Soroti Akses Baru Pembangunan Jalan Tol Bandung Selatan

- Penulis

Rabu, 17 September 2025 - 03:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Kompas1.id – Kabupaten Bandung Jawa Barat bagian dari wilayah strategis nasional menjadi tujuan wisatawan domestik maupun mancanegara. Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bandung mengalami kenaikan signifikan.

‎Dengan perbandingan pada tahun 2020 kunjungan wisatawan capai 2 juta jiwa. Memasuki tahun 2024 capai 7 juta pengunjung, sehingga mengalami kenaikan sekitar 300 persen.

‎Melihat kunjungan wisatawan yang mengalami kenaikan signifikan pada setiap tahunnya, Bupati Bandung Dadang Supriatna yang juga Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) menyoroti kebutuhan peningkatan infrastruktur transportasi di Kabupaten Bandung.

‎Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna sempat mengungkapkan hal ini saat menghadiri Grand Opening Podcast APKASI bertajuk “Suara Pemimpin Daerah untuk Indonesia” di Studio Helmy Yahya, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2025).

‎Podcast yang dipandu Helmy Yahya ini menghadirkan Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Lahat Bursah Zarnubi, Sekjen APKASI sekaligus Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, serta Wakil Ketua Umum APKASI sekaligus Bupati Pati H. Sudewo.

Diskusi menyoroti sinergi antar kabupaten melalui APKASI sebagai wadah kolaborasi dan promosi potensi daerah. Topik lain adalah peluang ekspor komoditas unggulan, tantangan industrialisasi, serta strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai target pemerintah pusat mendorong pertumbuhan ekonomi 8 persen.

‎Bupati Kang DS mengungkapkan, Kabupaten Bandung menerima tujuh juta wisatawan per tahun, sehingga terjadi kemacetan terutama pada saat weekend atau musim libur.

‎”Karena itu dibutuhkan akses baru, seperti pembangunan jalan tol Soreang–Ciwidey–Pangalengan serta transportasi modern seperti kereta gantung,” ungkapnya.

‎Menurutnya, pembangunan jalan tol baru wilayah selatan Jabar itu untuk mengurangi kemacetan di kawasan wisata Kabupaten Bandung. Sedangkan wacana pembangunan kereta gantung untuk mendorong investasi dan pariwisata di wilayah Bandung Selatan.

‎”Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian daerah, terutama di kawasan seperti Pacira dan Pangalengan, serta membantu mengatasi masalah kemacetan dengan menyediakan alternatif transportasi dan menarik investor,” kata Kang DS.

‎Alasan Kang DS ingin membangun kereta gantung adalah untuk mengatasi kemacetan dan menyediakan transportasi wisata di Kabupaten Bandung. Kereta gantung akan memungkinkan wisatawan berkeliling di wilayah Kabupaten Bandung tanpa menggunakan kendaraan pribadi.

‎Kereta gantung menjadi solusi transportasi untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di Kabupaten Bandung. Selain itu, kereta gantung sebagai transportasi wisata.

‎Wacana yang digulirkan Bupati Bedas untuk membangun kereta gantung dengan membuat dokumen Pra FS (Feasibility Study) yang dipromosikan ke West Java Investment Summit 2024.

‎Terkait wacana itu, Kang DS pun sempat mengundang sejumlah investor untuk membuat kereta gantung wisata menuju kawasan Pacira (Pasir Jambu, Ciwidey, Rancabali) serta Pangalengan.

‎Sementara itu, Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, menegaskan pentingnya industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk daerah.

‎“Selama ini produk kabupaten hanya dijual mentah. Jika dikelola melalui industrialisasi, potensi ekonominya besar dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat serta peningkatan pajak daerah,” ujarnya.

‎Demikian halnya yang dikatakan Wakil Ketua Umum APKASI, H. Sudewo. Ia menambahkan bahwa APKASI tidak hanya wadah sinergi, tetapi juga memperkuat regency branding.

‎”Kolaborasi antarwilayah akan memperkuat pembangunan nasional sekaligus menjadi media saling melengkapi,” katanya.

‎Grand Opening Podcast ini diharapkan menjadi ruang komunikasi publik yang konstruktif serta memperkuat peran pemerintah kabupaten dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui sinergi, inovasi, dan pemberdayaan potensi daerah.**

Baca Juga:  DETEKSI DINI DI PERUM TAMAN RAHAYU II, BHABINKAMTIBMAS CIGONDEWAH HILIR KUATKAN PERAN SATPAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Resmikan TK Kemala Bhayangkari 95 Pekalongan, Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2027/2028
Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor Menggema, Jhon Harimau: Hukum Para Koruptor!
APBK-P Aceh Singkil 2026 Dirancang Naik
Kodim 0708 Purworejo Gelar Bazar TNI Dan Serahkan Sembako Semarakkan HUT ke-81 TNI
Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan
Menolak Bodoh karena ‘Judol’*
Polres Aceh Singkil Mengucapkan Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Apel Pagi Rutin Kecamatan Bojongloa Kidul, Bahas Penandatanganan Kontrak Kerja
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 00:40 WIB

Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Resmikan TK Kemala Bhayangkari 95 Pekalongan, Siap Beroperasi Tahun Ajaran 2027/2028

Selasa, 22 September 2026 - 15:45 WIB

Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor Menggema, Jhon Harimau: Hukum Para Koruptor!

Selasa, 22 September 2026 - 13:39 WIB

APBK-P Aceh Singkil 2026 Dirancang Naik

Selasa, 22 September 2026 - 06:05 WIB

Kodim 0708 Purworejo Gelar Bazar TNI Dan Serahkan Sembako Semarakkan HUT ke-81 TNI

Selasa, 22 September 2026 - 04:07 WIB

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan

Berita Terbaru

Daerah

Ponpes Yamisa Gelar Haul Akbar, Jamaah Membanjiri Lokasi

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:16 WIB