Kompas1.id
MUARADUA — * || Jalan provinsi penghubung Kabupaten OKU Selatan (Sumatera Selatan) dengan Kabupaten Kaur (Bengkulu), yang sempat lumpuh akibat tanah longsor, kini kembali dapat dilalui kendaraan. Jalur ini merupakan akses vital antarwilayah dan penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat.
Bupati OKU Selatan Abusama, S.H., bersama Kapolres OKU Selatan AKBP I Made Redi Hartana, S.H., S.I.K., M.I.K., secara langsung meninjau percepatan penanganan bencana di Kecamatan Sindang Danau pada Jumat sore (2/1/2026). Rombongan tiba di lokasi longsor Desa Muara Sindang Ilir sekitar pukul 16.00 WIB, didampingi Wakapolres Kompol Hendro Suwarno, jajaran Pejabat Utama Polres, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten OKU Selatan.
Kehadiran pimpinan daerah bertujuan memastikan jalur distribusi logistik, mobilitas masyarakat, dan konektivitas antarwilayah yang terputus sejak awal tahun baru dapat dipulihkan secara optimal.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (1/1/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, menimbun badan jalan yang menjadi satu-satunya akses strategis dari Kecamatan Pulau Beringin menuju Sindang Danau, Sungai Are, hingga Kecamatan Muara Saung di Bengkulu. Aktivitas masyarakat antarwilayah sempat terhenti lebih dari 24 jam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan telah mengerahkan alat berat untuk membersihkan material tanah. Hingga Jumat petang, jalur dinyatakan open traffic dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas karena kondisi jalan masih licin dan berlumpur akibat curah hujan tinggi. Aparat kepolisian bersama OPD terkait terus melakukan pengamanan dan pemantauan untuk antisipasi longsor susulan.
Upaya pemulihan total terkendala cuaca, sehingga pengerjaan perapian jalan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan Sabtu pagi (3/1/2026). Pemerintah Kabupaten OKU Selatan juga telah berkoordinasi dengan Provinsi Sumatera Selatan untuk mendatangkan tambahan alat berat guna mempercepat normalisasi jalur vital ini.
Sumber: Jayadiwandra








