AMPAS Pertanyakan Dana Bantuan Presiden Prabowo di Aceh Singkil: Ke Mana Arah Uangnya?

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil kompas1.id –
Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) secara tegas mempertanyakan kejelasan dan arah penggunaan dana bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diperuntukkan bagi Kabupaten Aceh Singkil, khususnya untuk penanganan dampak bencana.

Sekretaris Jenderal AMPAS, Budi Harjo, menyatakan bahwa hingga saat ini masyarakat Aceh Singkil tidak mendapatkan informasi terbuka terkait peruntukan, mekanisme penyaluran, maupun realisasi dana bantuan tersebut. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah penderitaan rakyat yang masih bergulat dengan banjir, kerusakan infrastruktur, serta dampak bencana yang belum tertangani secara maksimal.

“Kami mempertanyakan dengan tegas, ke mana arah dana bantuan Presiden itu? Jika memang untuk penanganan bencana, mengapa masyarakat tidak melihat hasil yang nyata di lapangan?” tegas Budi Harjo.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AMPAS, dana bantuan negara seharusnya hadir sebagai solusi konkret, bukan sekadar narasi di ruang birokrasi. Ketertutupan informasi justru memperkuat dugaan adanya pengelolaan yang tidak transparan dan tidak berpihak pada rakyat korban bencana.

Baca Juga:  Dewam Perwakilan Rakyat Kabupaten DPRK Aceh Singkil Berubah Menjadi Lautan Amarah

Budi Harjo juga menegaskan bahwa diamnya pemerintah daerah dalam menjelaskan penggunaan dana bantuan berpotensi mencederai kepercayaan Presiden dan rakyat Aceh Singkil.
“Jangan jadikan nama Presiden sebagai tameng, sementara rakyat dibiarkan menunggu tanpa kepastian.

Dana bantuan bukan untuk disembunyikan, tetapi untuk menyelamatkan rakyat,” ujarnya.
Atas dasar itu, AMPAS MENUNTUT:
Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil membuka secara transparan dan rinci penggunaan dana bantuan Presiden.

Dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan realisasi anggaran diumumkan kepada publik.
Aparat pengawas dan penegak hukum melakukan pengawasan serius agar tidak terjadi dugaan penyimpangan.

“Jika dana itu benar ada dan digunakan untuk rakyat, tunjukkan bukti dan dampaknya. Jika tidak, maka wajar publik mempertanyakannya dengan keras,” tutup Budi Harjo.

Reporter Sabri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadwal Penerbangan Bandara Syekh Hamzah Fanshuri 02 Juli ‎Jadwal Penerbangan di Bandara Syekh Hamzah Fansuri
Ketua DPRK H. Amaliun Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Komitmen Polri Layani Masyarakat
H.Amaliun Hadir Hari Bhayangkara ke-80, di Mapolres Aceh Singkil, “Polri untuk Masyarakat
Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat
Polres Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat
Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil Ayah dan Anak Terombang-ambing di Sekitar Pulau Birahan ‎
Warga Desa Suka Damai Harapkan Lampu Jalan Segera Diaktifkan kembali ‎Rabu, 1 Juli 2026
Pesantren Darul Muta’allimin Tingkatkan Kapasitas Tim Media Lewat Pelatihan Canva dan AI Selama Tiga Hari
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:12 WIB

Jadwal Penerbangan Bandara Syekh Hamzah Fanshuri 02 Juli ‎Jadwal Penerbangan di Bandara Syekh Hamzah Fansuri

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:09 WIB

Ketua DPRK H. Amaliun Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Apresiasi Komitmen Polri Layani Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 08:04 WIB

H.Amaliun Hadir Hari Bhayangkara ke-80, di Mapolres Aceh Singkil, “Polri untuk Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ayah dan Anak Hilang Usai Perahu Karam di Perairan Aceh Singkil, Tim SAR Diminta Bergerak Cepat

Rabu, 1 Juli 2026 - 10:39 WIB

Polres Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, “Polri untuk Masyarakat

Berita Terbaru