Bandung Kompas1.id
Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan menjamurnya tempat cukur modern atau barber shop dengan konsep kekinian, masih ada sebuah tempat cukur sederhana yang tetap bertahan hingga hari ini. Berlokasi di saluran air depan RS Immanuel, tempat cukur tersebut telah menjadi bagian dari pemandangan kawasan itu selama puluhan tahun.
Tanpa dekorasi mewah, interior modern, maupun berbagai fasilitas seperti barber shop masa kini, tempat cukur sederhana ini justru memiliki daya tarik tersendiri. Keberadaannya menjadi saksi perjalanan waktu sekaligus menyimpan cerita dari banyak generasi yang pernah datang untuk merapikan rambut.
Puluhan tahun berlalu, tren gaya rambut terus berubah. Barber shop modern bermunculan dengan berbagai konsep menarik, mulai dari ruangan ber-AC, desain interior estetik, hingga pelayanan yang lebih kekinian. Namun, kondisi tersebut tidak membuat tempat cukur legendaris di depan RS Immanuel ini menyerah begitu saja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan kesederhanaan dan pelayanan yang apa adanya, mereka tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Bagi sebagian pelanggan, datang ke tempat tersebut bukan sekadar untuk mencukur rambut, tetapi juga menikmati suasana dan mengenang tempat yang sudah tidak asing lagi sejak dahulu.
Keberadaan tempat cukur ini menjadi bukti bahwa untuk bertahan dalam perubahan zaman, tidak selalu harus mengikuti kemewahan dan tren. Konsistensi, keterampilan, serta kepercayaan pelanggan menjadi kekuatan yang membuat tempat cukur sederhana tersebut mampu bertahan hingga puluhan tahun.
Di tengah gempuran barber modern, tempat cukur di depan RS Immanuel ini seakan menjadi pengingat bahwa sebuah tempat sederhana pun bisa memiliki nilai sejarah dan cerita tersendiri.
Sederhana tempatnya, panjang ceritanya. Puluhan tahun bertahan, menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan wajah kawasan RS Immanuel hingga sekarang.
ILHAM PIKOLO
KAPERWIL JAW BARAT












