Negeri Banyak Dusta

- Penulis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOMPAS1.ID
Oleh Idat Mustari**

Di Bumi ini, ada negara-negara yang miskin dengan sumber daya alamnya tapi rakyatnya sejahtera. Tetapi ada juga negara yang kaya dengan sumber daya alamnya namun masih banyak rakyatnya hidup dalam penderitaan. Negara yang miskin sumber daya alamnya tapi rakyatnya bisa  sejahtera adalah yang dalam al-quran dikarenakan iman dan takwa. “Dan sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Al-Araf : 96)

Adapun negara  yang kaya raya dengan sumber daya alamnya, namun tak berpengaruh bagi kesejahteraan rakyatnya. Bahkan  di negara itu
banyak yang tidak kaya alias miskin. Kalau pun ada yang kaya hanya segelintir orang. Rakyatnya berusaha lulus sekolah dengan harapan agar mudah dapat pekerjaan namun harapan itu sirna, sebab lapangan pekerjaan sulit, hidup pun semakin terjepit. Itu terjadi dikarenakan di negara itu banyak dustanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedustaan dilakukan oleh hampir lapisan rakyatnya dari kelas sosial, ekonomi bawah hingga atas. Kelas sosial, ekonomi bawah telah berdusta pada dirinya sendiri, hingga ia memilih pemimpinnya bukan berdasarkan nuraninya melainkan selembar uang kertas. Begitupun dari mereka kelas sosial, ekonomi tinggi, menebarkan dusta dinegerinya, dan anehnya semua orang percaya dengan kedustaannya.

Baca Juga:  RESMI: Kadis Dinasker Tulang Bawang Tegaskan Eks Pekerja Tak Terdaftar BPJSK Tetap Berhak Dapat JHT dan Jaminan Pensiun

Di negeri banyak dustanya , seseorang yang ingin mengabdi kepada bangsa bisa memperoleh tempat bila melakukan hal yang justru bertentangan dengan nilai etika dan moral. Orang-orang yang masih berpegang pada kejujuran moral dan etika justru dianggap aneh bahkan mungkin dikucilkan.

Di negeri banyak dustanya, orang yang jujur akan dipandang sebagai yang melawan arus dan tidak bisa hidup harmonis dengan lingkungan yang dipenuhi dengan kepalsuan atau kemunafikan, dianggap sebagai orang yang tidak bisa berdamai dengan keadaan.

Kalau pun ada orang jujur bisa duduk di tempat yang tinggi, semata-mata bukan karena usahanya, tetapi karena perlindungan dari Tuhan yang menjaganya untuk tetap bersih dan tidak terpengaruh oleh lingkungan yang boleh dibilang lebih sesat dibanding jaman jahiliyah ketika para nabi diutus.

Di negeri banyak dustanya, sangat sulit menemukan orang yang tidak berdusta. Bahkan kedustaan datang dari mereka yang konon kabarnya berilmu agama. Korupsi pun merajalela, sebab pangkal korupsi adalah dusta. Tidak akan ada korupsi jika tidak ada dusta.

Pertanyaannya sekarang apakah negeri merah putih, tempat kita hidup sekarang, adalah negeri yang banyak dustanya ? Maka jawablah dengan hati nurani masing-masing, dan jangan berdusta !!

Dirgahayu Indonesiaku
Semoga di usia ke-81, Indonesia jadi negeri yang diberkahi.

*Pengamat Sosial dan Keagamaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru