URWOREJO – Kompas1.id
Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Purworejo Tuntut Keadilan (AMPTK) menggelar aksi penyampaian pendapat di dua titik strategis, yaitu Kantor Kejaksaan Negeri serta Gedung DPRD Kabupaten Purworejo, Senin (27/7/2026). Aksi ini dilakukan untuk mendesak aparat penegak hukum bersikap transparan dalam menuntaskan proses hukum dugaan penyimpangan pengerjaan proyek Mini Zoo Purworejo.
Berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB, aksi ini diikuti sekitar 90 orang yang merupakan gabungan dari berbagai elemen, antara lain LSM Tamperak, Ormas Joxzin, Gerakan Penumpasan Korupsi (GePeKa), Pemuda Pancasila, hingga tokoh masyarakat Desa Sawangan. Massa membentangkan spanduk berisi tuntutan sekaligus menyampaikan orasi-orasi terkait harapan mereka terhadap proses hukum yang berjalan.
Dalam kunjungan ke Kantor Kejari Purworejo, rombongan diterima langsung oleh Kepala Kejari Widi Trismono didampingi Kasi Pidsus Rizky Ika Pratiwi. Selanjutnya, massa bergerak menuju Gedung DPRD Purworejo dan diterima oleh Ketua DPRD Tunaryo beserta para Wakil Ketua DPRD, yaitu Rokhman dan Rudi Hartono.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk menjamin aksi berjalan aman dan kondusif, Polres Purworejo mengerahkan 311 personel pengamanan. Kesiapan personel telah dimatangkan sejak pukul 09.00 WIB melalui apel kesiapsiagaan yang dipimpin langsung Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra.
Dalam arahannya, AKBP Windy menekankan penggunaan pendekatan humanis selama pengamanan berlangsung. Ia mengingatkan seluruh personel agar tidak terpancing emosi jika terjadi ketegangan di lapangan.
“Apabila terjadi aksi saling dorong di lapangan, personel diminta tetap tenang dan menyelesaikan situasi sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP),” tegas AKBP Windy.
Sebagai bentuk kesiapan dan pencegahan, Sie Propam Polres Purworejo melakukan pemeriksaan ketat terhadap barang bawaan seluruh personel pasca apel. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api maupun benda yang berpotensi memicu perselisihan dengan peserta aksi.
Di lokasi aksi, suasana berjalan tertib dan damai. Sejumlah Polisi Wanita (Polwan) bahkan tampak membagikan air minum kepada peserta di sela-sela orasi, yang turut menciptakan suasana yang akrab dan menyejukkan.
Koordinator Lapangan aksi dari LSM Tamperak, Sumakmun, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pola pengamanan yang diterapkan kepolisian. Menurutnya, pengawalan yang tegas namun tetap humanis membuat seluruh rangkaian kegiatan aspirasi berjalan lancar tanpa hambatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Purworejo dan seluruh jajaran atas dukungan serta pelayanan pengawalan jalannya aksi penyampaian aspirasi ini, sehingga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar,” ujar Sumakmun.
Aksi kemudian berakhir dengan pembubaran massa secara tertib pada pukul 16.45 WIB.
Penulis: Haru OBF
—














