Blokir Kontak Media di Tengah Sorotan Anggaran Rp966,49 Juta, Bappeda Lampung Utara Kembali Jadi Perbincangan

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA,- KOMPAS1.ID|| Dugaan pemborosan anggaran senilai Rp966.490.900 di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lampung Utara Tahun Anggaran 2026 kembali menjadi sorotan publik. Perhatian tidak hanya tertuju pada besarnya alokasi anggaran untuk kebutuhan internal, tetapi juga pada dugaan pemblokiran nomor kontak tim media oleh Kepala Bappeda Lampung Utara, Dewi Setiyawati, S.E., M.M., saat proses konfirmasi dilakukan.

Koordinator Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Lampung, Deni, menilai sikap tersebut tidak mencerminkan prinsip keterbukaan informasi yang seharusnya dijunjung oleh setiap penyelenggara pemerintahan.

«”Pejabat publik seharusnya memberikan penjelasan kepada masyarakat melalui media, bukan menghindari konfirmasi. Transparansi merupakan bagian dari akuntabilitas penggunaan anggaran negara,” ujar Deni, Senin (20/7/2026).»

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Deni, berdasarkan dokumen anggaran yang menjadi perhatian pihaknya, terdapat alokasi sekitar Rp966,49 juta untuk sejumlah kebutuhan internal Bappeda. Rinciannya meliputi belanja perjalanan dinas sekitar Rp379,9 juta, belanja alat tulis kantor (ATK) sekitar Rp371,3 juta, serta belanja makanan dan minuman rapat sekitar Rp215,2 juta.

LAKI menilai besaran anggaran tersebut perlu mendapat penjelasan secara terbuka kepada publik, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang selama ini digaungkan pemerintah daerah. Menurut organisasi tersebut, masyarakat berhak mengetahui dasar perhitungan, urgensi, serta manfaat dari setiap pengeluaran yang menggunakan dana APBD.

Deni juga menyampaikan pandangannya bahwa jenis belanja seperti perjalanan dinas, ATK, dan konsumsi rapat merupakan pos anggaran yang menurutnya memiliki risiko penyimpangan apabila tidak diawasi secara ketat. Karena itu, ia meminta agar seluruh proses penganggaran dan realisasinya dapat diaudit secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Progres Rabat Beton TMMD ke-127 Kodim 0421/LS Capai 54 Persen

Selain itu, LAKI menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pertanyaan publik, mengingat di sisi lain sejumlah program pembangunan daerah disebut harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran. Menurut Deni, pemerintah perlu menjelaskan alasan prioritas belanja internal tersebut agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Terkait rekam jejak pejabat yang bersangkutan, Deni menyebut Dewi Setiyawati sebelumnya pernah menjabat sebagai Analis Perencanaan di lingkungan Bappeda Provinsi Lampung. Ia berpendapat bahwa jabatan strategis dalam penyusunan dan pengendalian program pembangunan memerlukan pengawasan yang kuat guna mencegah potensi penyalahgunaan wewenang. Pernyataan tersebut merupakan pandangan narasumber dan bukan merupakan kesimpulan atas adanya pelanggaran hukum.

LAKI Lampung mendesak Pemerintah Kabupaten Lampung Utara untuk melakukan evaluasi terhadap penggunaan anggaran tersebut. Organisasi itu juga meminta aparat pengawas internal maupun aparat penegak hukum melakukan penelaahan apabila hasil audit menemukan indikasi pelanggaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini disusun, pihak Bappeda Kabupaten Lampung Utara belum memberikan keterangan resmi terkait materi konfirmasi yang disampaikan tim media. Dugaan pemblokiran nomor kontak terhadap wartawan juga belum memperoleh penjelasan dari pihak yang bersangkutan. Apabila terdapat klarifikasi atau tanggapan resmi dari Bappeda maupun Dewi Setiyawati, redaksi akan memuatnya sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.

Syamsir Hr.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Perkuat Pembangunan Desa, Pemdes Tenjolaya Gandeng Unpas
Semarak HUT TNI ke-81, TNI-Polri dan Komunitas Bersatu Gelar Touring, Karya Bakti dan Bakti Sosial di Goa Seplawan
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 01:50 WIB

JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Sabtu, 26 September 2026 - 10:05 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”

Sabtu, 26 September 2026 - 08:41 WIB

Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan

Berita Terbaru