Polres Garut Klarifikasi Isu Hoaks Macan Turun Gunung di Papandayan, Video Viral Ternyata Korban Ledakan di Cipatat

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id

GARUT – Polres Garut memastikan informasi yang beredar melalui pesan berantai WhatsApp terkait adanya seekor macan yang turun gunung dan disebut telah menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, adalah tidak benar (hoaks).

Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredarnya narasi disertai video yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video yang diklaim sebagai korban serangan macan di Papandayan bukan berasal dari Kabupaten Garut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, S.H., menjelaskan bahwa video yang beredar merupakan dokumentasi korban dalam peristiwa ledakan bom mortir di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, sehingga tidak memiliki kaitan dengan isu adanya serangan satwa liar di kawasan Gunung Papandayan. Hal ini juga telah diklarifikasi oleh pengelola kawasan wisata Papandayan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Informasi mengenai adanya macan yang menerkam tiga warga di kawasan Gunung Papandayan adalah hoaks. Video yang beredar bukan merupakan kejadian di Garut, melainkan korban dari peristiwa ledakan di wilayah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat,” ujar Ipda Adi Susilo saat ditemui awak media. Selasa (14/07/2026)

Baca Juga:  GANNA Goes To School: Ipin Arifin Paparkan Bahaya Narkoba di SMAN 1 Majalaya

Kronologi kejadian tersebut yaitu ketiga korban menemukan bekas peluru jenis mortir dalam kondisi masih aktif. Tanpa menyadari bahaya, korban berusaha membuka proyektil dengan cara dipukul menggunakan palu hingga akhirnya meledak.

Polres Garut mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum membagikannya kepada orang lain. Penyebaran informasi yang tidak benar dapat menimbulkan kepanikan dan keresahan di tengah masyarakat.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan informasi yang diduga merupakan hoaks, sehingga dapat dilakukan klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut.

Wa Ratno

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komjen Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo
Komjen Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo
JOKOWI HADIRI RAKORDA PSI JABAR, MINTA STRUKTUR PARTAI AKTIF DAN DEKAT DENGAN RAKYAT
Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage
Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat
Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union”
Kuasa Hukum Tegaskan Suryadi Sah Terpilih sebagai Kepala Desa Lae Ikan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Komjen Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Komjen Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Prabowo

Sabtu, 26 September 2026 - 12:38 WIB

Cibadak Culinary Day and Night Meriahkan HJKB ke-216, Bawa Nuansa Nostalgia Era 80–90-an

Sabtu, 26 September 2026 - 11:21 WIB

Apresiasi Lendeng Bikers Indonesia untuk “The Kulture Union” di Laswi Heritage

Sabtu, 26 September 2026 - 11:13 WIB

Mengaku Wartawan Trans TV dari Medan, Empat Oknum Bikin Resah Sekolah di kecamatan Sultan Daulat

Berita Terbaru