Kompas1.id *BITUNG,
10 Juli 2026* – Pergantian Kapolres Bitung diharapkan membawa angin segar dalam penegakan hukum di Kota Cakalang. Namun warga mendesak agar Kapolres yang baru tidak hanya pandai berpidato, tapi juga berani bertindak tegas terhadap kasus-kasus menonjol yang selama ini dinilai jalan di tempat.
Sejumlah kasus menonjol di wilayah hukum Polres Bitung hingga kini belum ada kepastian hukum dan penyelesaian yang memuaskan masyarakat. Mulai dari kasus narkoba, premanisme, ilegal Migas BBM Solar, hingga tindak pidana yang meresahkan warga.
“Kami berharap Kapolres Bitung yang baru jangan hanya omong doang. Masyarakat butuh bukti, butuh tindakan nyata di lapangan. Sudah terlalu banyak janji, tapi kasus menonjol tetap mangkrak,” ujar perwakilan masyarakat Bitung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
*Desakan Warga: Tegas dan Transparan*
Warga menilai kepercayaan publik terhadap institusi Polri akan kembali pulih jika ada penindakan hukum yang cepat, transparan, dan tidak tebang pilih.
“Kami minta Kapolres baru AKBP Arie Sulistyo Nugroho, segera petakan kasus-kasus yang belum selesai. Usut tuntas, tangkap pelakunya, dan proses secara hukum. Jangan sampai ada tebang pilih karena ini menyangkut nama baik institusi,” tegasnya.
Warga juga meminta Kapolres Bitung untuk membuka ruang komunikasi dengan masyarakat dan rutin memberikan update perkembangan penanganan kasus.
*Tantangan Besar Kapolres Baru*
Tugas berat menanti Kapolres Bitung yang baru. Selain memberantas kejahatan jalanan, tantangan terbesar adalah mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Kami siap mendukung jika memang ada kemauan kuat untuk memberantas. Tapi kalau hanya seremonial dan konferensi pers saja, lebih baik jangan. Bitung butuh aksi nyata,” pungkas warga.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Bitung belum memberikan keterangan resmi terkait target 100 hari kerja Kapolres baru.
(Noval).














