Aceh Singkil kompas1.id
Melalui hari bebas kantong plastik Sedunia tahun ini, Pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Upaya ini meski dinilai sangat sederhana, namun bisa berdampak positif dan sangat bermanfaat untuk mengurangi resiko sampah plastik yang terus mengancam kelestarian lingkungan.
Sebab kantong plastik yang ringan, murah dan mudah digunakan oleh masyarakat. Namun, plastik ini membutuhkan waktu yang cukup lama terurai sehingga mencemari lingkungan selama puluhan dan bahkan tahun.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Singkil, Syurkani, kepada RRI melalui peringatan hari bebas kantong plastik, Jum’at, 3 Juli 2026.
”Pesan kita kepada masyarakat marilah bijak untuk menggunakan kantong plastik ini jangan sampai menjadi ancaman bahaya bagi lingkungan ketika kantong – kantong plastik tersebut menjadi sampah,”ujar Syurkani.
Terangnya kalaupun kantong plastik tersebut secara terpaksa harus digunakan, setiap warga diminta harus mampu untuk memilah plastik – plastik tersebut ketika sudah tidak digunakan lagi atau menjadi sampah.
Kemudian melalui peringatan hari bebas dari kantong plastik kali ini, Syurkani juga berharap kepada seluruh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan pedagang lain di Kabupaten Aceh Singkil agar berinovasi menyiapkan pengganti kantong plastik sekali pakai dari tas atau kantong lain yang tidak terbuat dari bahan plastik.
”Sebab semakin banyak tumpukan plastik tersebut menjadi sampah, maka akan semakin sulit untuk terurai,” tambahnya.
Disamping itu kepada Pemerintah, mulai Desa hingga Daerah juga di harapkan agar semakin bijak dan peduli tentang pengurangan penggunaan kantongan plastik sekali pakai ini tersebut.
Dengan harapan, untuk mengurangi ancaman kelestarian lingkungan. Juga bumi tetap terjaga, bersih dan nyaman bagi generasi mendatang.
Reporter Sabri
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT














