Dana Keistimewaan DIY Berikan Dampak Nyata, Paguyuban Nayantaka Minta Penguatan ke Pemerintah Pusat

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
JAKARTA – Manfaat Dana Keistimewaan (Danais) Daerah Istimewa Yogyakarta semakin terasa nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Mulai dari akses jalan desa yang lebih baik, perbaikan rumah tidak layak huni, hingga terbukanya kesempatan kerja dan usaha bagi warga, anggaran ini telah menjadi pendorong utama pembangunan di tingkat paling bawah.

Melihat berbagai capaian tersebut, perwakilan dari 392 kalurahan se-DIY yang tergabung dalam Paguyuban Nayantaka menyampaikan aspirasi untuk memperkuat pengelolaan dan alokasi Danais kepada pemerintah pusat. Harapannya, manfaat pembangunan yang berbasis di tingkat kalurahan dapat terus diperluas dan ditingkatkan.

Aspirasi ini disampaikan dalam audiensi yang berlangsung pada 22–23 Juni 2026 di Jakarta, bersama Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI serta Badan Anggaran DPR RI. Dalam pertemuan tersebut, Paguyuban Nayantaka didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil DIY, KPH Yudanegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Danais bukan sekadar anggaran, melainkan instrumen penting yang memperkuat pembangunan dari tingkat kalurahan. Di sinilah masyarakat berinteraksi langsung dengan pelayanan publik dan program pemberdayaan,” ujar perwakilan Paguyuban Nayantaka.

Baca Juga:  Kasdim 0412/LU Hadiri Ka Kimal Swimming Championship 2026, Perkuat Pembinaan Atlet Muda

Selain menjaga nilai-nilai keistimewaan DIY, Danais juga berperan sebagai pengungkit transformasi kalurahan. Berbagai program yang dijalankan meliputi Padat Karya Jogja Istimewa, Desa Prima, Desa Preneur, Lumbung Mataraman, Desa Mandiri Budaya, penguatan tata nilai, hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni. Setiap program disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.

Hasilnya terlihat jelas pada perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan:
✅ Tingkat kemiskinan: Turun dari 10,83% (2024) menjadi 10,08% (2025)
✅ Angka stunting: Menurun dari 10,50% (2023) menjadi 9,69% (2025)
✅ Tingkat pengangguran terbuka: Berkurang dari 3,69% (2023) menjadi 3,46% (2025)

Capaian ini membuktikan bahwa pembangunan yang berfokus pada kalurahan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi daerah. Paguyuban Nayantaka berharap dukungan pemerintah pusat terus berlanjut agar DIY dapat terus berkembang sesuai dengan amanat keistimewaannya.

mulyoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak
Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak
Ditanya APBDes-DD Tahun 2024-2025, Kades Susukan Sebut Ada Media Langganan Bulanan Dari Kecamatan.
Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air
Sempat Cuti Seminggu, Sri Sultan HB X Kembali Bekerja: Cuti Hanya untuk Pemeriksaan Kesehatan Rutin
Polisi Evakuasi Truk Terguling dan Urai Kemacetan di Jalur Bandung–Garut
DANA PENYERTAAN MODAL BUMDES LEBAKWANGI RP.235 JUTA 2025 DISOROT, DIDUGA KETUA BUMDES DAN PEMDES TIDAK SEJALAN.
Aksi Curanmor di Metro Timur Terekam CCTV, Korban Minta Polisi Tangkap Pelaku
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:14 WIB

Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:55 WIB

Aktivitas pengolahan emas di duga tanpa izin di sorot, Ancaman pidana menanti, APH Diminta Bertindak

Jumat, 3 Juli 2026 - 02:44 WIB

Pembangunan Drainase di Dusun V Desa Bindu Dimulai, Tingkatkan Infrastruktur dan Cegah Genangan Air

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:39 WIB

Dana Keistimewaan DIY Berikan Dampak Nyata, Paguyuban Nayantaka Minta Penguatan ke Pemerintah Pusat

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:36 WIB

Sempat Cuti Seminggu, Sri Sultan HB X Kembali Bekerja: Cuti Hanya untuk Pemeriksaan Kesehatan Rutin

Berita Terbaru