Kompas1.id
Soreang, 30 Juni 2026 – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) yang diselenggarakan bersama Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat. Kegiatan berlangsung di Gedung Moh. Toha, Soreang, pada hari Selasa ini dan diikuti oleh ratusan aparatur desa dari seluruh wilayah Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan aparatur desa dalam mengelola keuangan desa secara terstruktur melalui aplikasi SISKEUDES. Dengan penguasaan sistem ini, diharapkan seluruh tahapan pengelolaan keuangan desa dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam sambutannya, Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS menyampaikan bahwa penguasaan terhadap SISKEUDES menjadi kebutuhan mendasar saat ini. “Saya minta kepada seluruh aparatur desa agar benar-benar menguasai cara penggunaan sistem ini. Semua proses mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban keuangan desa harus berjalan tertib, terbuka, dan sesuai aturan,” ujarnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia juga mengimbau agar setiap kesulitan atau kendala yang ditemui saat mengoperasikan aplikasi segera dikomunikasikan kepada pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) maupun BPKP agar dapat dicarikan solusi dengan cepat.
Di tengah adanya penyesuaian alokasi Dana Desa tahun ini, Kang DS mengingatkan agar pengelolaan anggaran dilakukan dengan lebih cermat dan bijak. “Setiap rupiah yang diterima desa harus dimanfaatkan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jangan ada yang terbuang atau digunakan untuk hal yang tidak perlu,” tegasnya.
Paling tegas disampaikan larangan terhadap segala bentuk pelanggaran. “Jangan pernah mencoba melakukan manipulasi data ataupun penyimpangan administrasi. Saat ini seluruh proses keuangan sudah berbasis digital, sehingga setiap perubahan yang dilakukan akan meninggalkan jejak elektronik yang dapat dilacak dan diperiksa kapan saja,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Bandung, Supardian, menjelaskan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola keuangan desa. “Selain meningkatkan kemampuan teknis dalam mengoperasikan SISKEUDES, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sistem pembinaan dan pengawasan. Sehingga pengelolaan keuangan desa benar-benar akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat,” katanya.
Pada kesempatan ini, narasumber dari Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Barat memberikan pembekalan mendalam mengenai aturan dan prosedur penerapan SISKEUDES sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung terkait permasalahan yang sering dihadapi di lapangan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tata kelola keuangan desa di Kabupaten Bandung semakin baik, transparan, dan bebas dari penyimpangan, sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan di tingkat desa.***














