Temuan 100 Titik SPPG Fiktif di Cilacap: Ada di Tengah Hutan hingga Kuburan, Pendaftaran Baru Dihentikan

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Cilacap, 27 Juni 2026 — Pemerintah Kabupaten Cilacap mengungkap dugaan kuat adanya sekitar 100 titik fiktif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dari total lebih dari 300 titik yang tercatat terdaftar di wilayah tersebut. Temuan ini terungkap setelah dilakukan pengecekan lapangan menyeluruh oleh kepala SPPG yang ditunjuk langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) .

Lokasi Tidak Masuk Akal

“Terdata ada lebih dari 300 titik SPPG di Cilacap. Namun setelah didatangi tim verifikasi, sekitar 100 titik itu tidak memiliki bangunan sama sekali. Ada yang lokasinya di tengah hutan, di tengah sawah, bahkan ada yang berada di area pemakaman,” ungkap Plt Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, kepada wartawan pada Selasa, 23 Juni 2026 .

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan Jual Beli & Pencatutan Nama

Plt Bupati menilai temuan ini menguatkan indikasi adanya praktik jual beli titik serta pendaftaran fiktif. Selain tidak memiliki fasilitas operasional, sejumlah titik diketahui masih diperjualbelikan kepada pihak ketiga dengan iming-iming keuntungan .

Baca Juga:  Bupati Panca Wijaya Akbar Sambut Kunjungan Kerja Pangdam II/Sriwijaya Di Ogan Ilir

Yang menjadi sorotan, mayoritas titik bermasalah itu terdaftar atas nama yayasan yang menggunakan nama Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya. Dugaan pencatutan nama pejabat untuk meyakinkan calon mitra menjadi fokus penyelidikan lanjutan

Tindak Lanjut

Sebagai langkah pengamanan, pemerintah daerah bersama BGN memutuskan untuk menghentikan sementara pembukaan titik SPPG baru di Cilacap sampai proses verifikasi ulang tuntas dilakukan . Semua data yang tidak valid akan dibatalkan dan dicabut izinnya.

Tujuan Verifikasi

Kepala BGN menegaskan bahwa pengecekan lapangan bertujuan memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan tepat sasaran, tidak disalahgunakan, dan bebas dari praktik pencurian anggaran atau penipuan yang merugikan negara maupun masyarakat .

Mulyoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim Purworejo Buka Open Turnamen Voli Dandim Cup I, Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Semangat Sportivitas
MEDIA KOMPAS1 ID MERAYAKAN ULANG TAHUN KEDUA, TEKAD TETAP HADIRKAN BERITA INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
Desa Sidomekar Bersalawat Bersama Habib Umar Al-Haddad, Warga Larut dalam Doa dan Tausiyah
234 Pejabat Pemkab Way Kanan Dikukuhkan dan Dilantik, Bupati Ayu Tekankan Pelayanan Publik
Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat
Pertengkaran Antrean BBM di AMPS Semitau Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Penyaluran
Diduga Hendak Rampas Motor di Sidoarjo Way Kanan, Pria 18 Tahun Diamankan Satreskrim Polres Way Kanan
Polsek pakuan Ratu Ringkus Diduga Pelaku Curat dan Penggelapan Sepeda Motor
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 04:11 WIB

Kodim Purworejo Buka Open Turnamen Voli Dandim Cup I, Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Semangat Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 03:22 WIB

MEDIA KOMPAS1 ID MERAYAKAN ULANG TAHUN KEDUA, TEKAD TETAP HADIRKAN BERITA INDEPENDEN DAN TERPERCAYA

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Desa Sidomekar Bersalawat Bersama Habib Umar Al-Haddad, Warga Larut dalam Doa dan Tausiyah

Jumat, 25 September 2026 - 07:53 WIB

234 Pejabat Pemkab Way Kanan Dikukuhkan dan Dilantik, Bupati Ayu Tekankan Pelayanan Publik

Jumat, 25 September 2026 - 07:13 WIB

Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru