*4 Jam di Bumi Hulonthalo: Presiden Prabowo Tutup PENAS XVII 2026, Tegaskan Petani Nelayan Tulang Punggung Bangsa*

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*Kompas1.id GORONTALO,* –
Dalam lawatan kilat yang hanya memakan waktu sekitar 4 jam, Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto menepati janjinya hadir di tengah petani dan nelayan Indonesia. Orang nomor satu di Indonesia itu tiba di Gorontalo, Rabu 24/6/2026, khusus untuk menutup Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan XVII 2026 yang digelar di Gor David Tony, Kel. Kayubulan, Kec. Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 A-001 Boeing 737-800 BBJ-2 mendarat mulus di Bandara Djalaluddin Gorontalo tepat pukul 10.21 WITA. Suasana haru dan antusias mewarnai penyambutan. Gubernur Gorontalo Dr. Ir. H. Gusnar Ismail, M.M., Kapolda Irjen Pol Drs. Widodo, S.H., M.H., Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P, hingga Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Toga Parlindungan Sihotang kompak menyambut kedatangan Presiden.

Tanpa jeda, konvoi kepresidenan langsung bergerak menuju lokasi acara. Presiden tiba di Gor David Tony pukul 11.18 WITA, disambut meriah ribuan peserta PENAS dari 38 provinsi. Di atas panggung, Presiden Prabowo menegaskan bahwa sektor pertanian dan perikanan adalah masa depan Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Petani dan nelayan bukan kelas dua. Kalian adalah tulang punggung bangsa. Kedaulatan pangan adalah kedaulatan negara,” tegas Presiden disambut tepuk tangan peserta.

Baca Juga:  Prabowo Dorong Percepatan Sekolah Rakyat: Pendidikan Berkualitas dan Pembentukan Karakter Jadi Fondasi Indonesia Sejahtera

Turut mendampingi Presiden dalam kunker ini jajaran kabinet inti, mulai dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, http://S.Hut, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Letkol Inf Teddy Indra Wijaya, hingga Danpaspampres Mayjen TNI Dr. Edwin Adrian Sumantha, S.H., http://PG.Dipl., http://M.Han.

PENAS XVII 2026 sendiri merupakan ajang silaturahmi akbar KTNA yang digelar 5 tahun sekali. Gorontalo dipilih sebagai tuan rumah karena dinilai berhasil mengembangkan pertanian jagung dan perikanan tangkap. Selama sepekan, peserta mengikuti lomba inovasi pertanian, temu teknologi, hingga pameran produk unggulan daerah.

Usai menyampaikan amanat dan menutup PENAS secara resmi, Presiden Prabowo menyempatkan berdialog singkat dengan perwakilan petani jagung dan nelayan Gorontalo. Aspirasi soal harga pupuk dan solar nelayan menjadi perhatian utama yang dicatat Presiden.

Agenda di Gorontalo ditutup pukul 12.50 WITA. Presiden beserta rombongan kembali ke Bandara Djalaluddin dan take off pukul 14.00 WITA menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Meski singkat, kunker Presiden Prabowo ke Gorontalo meninggalkan kesan mendalam. Kehadirannya dinilai sebagai bentuk penghargaan tertinggi negara kepada petani dan nelayan, sekaligus sinyal kuat bahwa ketahanan pangan akan menjadi prioritas utama pemerintahannya.

(Noval).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEMPA MAGNITUDO 6,2 GUNCANG PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI
Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat
HARI KEMERDEKAAN RI KE-81: SEMOGA BANGSA KITA SEMAKIN JAYA
Mengapa Negeri Muslim Justru Rentan Korup? Sebuah Refleksi Integritas dan Sistem
Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Selesai Maksimal 10 Hari Kerja
Pembatasan Subsidi Pertalite: Kelompok Mampu Siap-Siap Gigit Jari
Skilau Mewah di Balik Bayang-Bayang: Skandal Berlian US$57 Juta Guncang Vietnam
BGN Temukan 414 Rekening SPPG Bermasalah, Rp311,2 Miliar Dana MBG Berhasil Dikembalikan ke Kas Negara
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:08 WIB

GEMPA MAGNITUDO 6,2 GUNCANG PARIGI MOUTONG SULAWESI TENGAH, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 02:03 WIB

Ketua DPR RI Puan Maharani: RUU Perampasan Aset Masih Terbuka Terima Masukan Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 01:25 WIB

HARI KEMERDEKAAN RI KE-81: SEMOGA BANGSA KITA SEMAKIN JAYA

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:00 WIB

Mengapa Negeri Muslim Justru Rentan Korup? Sebuah Refleksi Integritas dan Sistem

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:31 WIB

Mulai 17 Agustus, Balik Nama Sertifikat Tanah Ditargetkan Selesai Maksimal 10 Hari Kerja

Berita Terbaru