BENTROK DUA KELOMPOK WARGA DI KAWASAN PROYEK IPIP POMALAA, SITUASI KINI KONDUSI

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Kolaka, 24 Juni 2026 – Bentrokan melibatkan dua kelompok masyarakat terjadi di kawasan operasional PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP), Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara pada hari Senin, 22 Juni 2026. Insiden itu sempat menimbulkan ketegangan di lokasi proyek strategis nasional tersebut.

Kapolres Kolaka, AKBP Yudha Widyatama Nugraha, membenarkan peristiwa tersebut kepada wartawan pada Selasa (23/6). “Benar ada kejadian pemalangan di kawasan IPIP dan sempat terjadi ketegangan antara dua kelompok masyarakat. Namun, situasi saat ini sudah kondusif,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, keributan bermula ketika sekelompok warga melakukan aksi pemalangan terhadap aktivitas operasional PT IPIP. Aksi itu kemudian memicu reaksi dari kelompok masyarakat lain yang merasa dirugikan, sehingga memicu perselisihan dan berujung pada bentrokan di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana mencekam, dengan terlihat adanya dugaan penggunaan senjata tajam. Menanggapi hal itu, AKBP Yudha menyatakan pihaknya masih mendalami rekaman tersebut dan akan memeriksa pihak-pihak yang terlibat guna mengungkap fakta lengkap.

Baca Juga:  HUT ke-19 Pesawaran: "Manjau Jama Warga", Perayaan Penuh Gembira dan Pelayanan Nyata untuk Rakyat

“Kami sedang telusuri semua bukti, termasuk video yang beredar. Jika terbukti ada penggunaan senjata tajam, pelaku akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” jelasnya.

Pihak kepolisian telah menempatkan sejumlah personel di lokasi untuk mengamankan lingkungan sekitar, mencegah keributan terulang, serta memfasilitasi komunikasi antara warga dan manajemen perusahaan. Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban luka maupun kerugian materiil akibat insiden tersebut.

PT IPIP sebagai proyek pengolahan nikel masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) yang ditargetkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pihak berwenang berharap permasalahan yang ada dapat diselesaikan melalui dialog damai tanpa mengganggu jalannya pembangunan dan ketertiban umum.

NF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim Purworejo Buka Open Turnamen Voli Dandim Cup I, Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Semangat Sportivitas
MEDIA KOMPAS1 ID MERAYAKAN ULANG TAHUN KEDUA, TEKAD TETAP HADIRKAN BERITA INDEPENDEN DAN TERPERCAYA
Desa Sidomekar Bersalawat Bersama Habib Umar Al-Haddad, Warga Larut dalam Doa dan Tausiyah
234 Pejabat Pemkab Way Kanan Dikukuhkan dan Dilantik, Bupati Ayu Tekankan Pelayanan Publik
Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat
Pertengkaran Antrean BBM di AMPS Semitau Jadi Sorotan, Warga Pertanyakan Pengawasan dan Penyaluran
Diduga Hendak Rampas Motor di Sidoarjo Way Kanan, Pria 18 Tahun Diamankan Satreskrim Polres Way Kanan
Polsek pakuan Ratu Ringkus Diduga Pelaku Curat dan Penggelapan Sepeda Motor
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 04:11 WIB

Kodim Purworejo Buka Open Turnamen Voli Dandim Cup I, Semarakkan HUT TNI ke-81 dengan Semangat Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 03:22 WIB

MEDIA KOMPAS1 ID MERAYAKAN ULANG TAHUN KEDUA, TEKAD TETAP HADIRKAN BERITA INDEPENDEN DAN TERPERCAYA

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Desa Sidomekar Bersalawat Bersama Habib Umar Al-Haddad, Warga Larut dalam Doa dan Tausiyah

Jumat, 25 September 2026 - 07:53 WIB

234 Pejabat Pemkab Way Kanan Dikukuhkan dan Dilantik, Bupati Ayu Tekankan Pelayanan Publik

Jumat, 25 September 2026 - 07:13 WIB

Joni Helmi Resmi Dilantik sebagai Camat Banjit,Diminta Perkuat Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru