DIY dan Cili Jajaki Kemitraan Berbasis Sejarah Impor Tembaga untuk Gamelan

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.id
Yogyakarta – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Cili mulai menjajaki kerja sama kemitraan daerah atau sister province. Langkah ini didasarkan pada jejak sejarah panjang yang tercatat sejak tahun 1836, ketika Cili menjadi pemasok tembaga untuk kebutuhan pembuatan gamelan di Yogyakarta.

Inisiatif strategis tersebut terungkap dalam pertemuan antara Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dengan Duta Besar Cili untuk Indonesia dan ASEAN, H.E. Mario Ignacio Artaza. Pertemuan berlangsung Jumat (19/06) di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Dalam kesempatan itu, Artaza menegaskan bahwa jarak geografis yang sangat jauh bukanlah penghalang untuk mempererat hubungan kedua belah pihak. Ia menilai DIY memiliki posisi strategis sebagai pusat warisan budaya di Indonesia. “Ini adalah kebanggaan dan kehormatan berada di sini. Dari sisi Cili, kami merasakan ikatan sejarah dan sangat menghormati tradisi Yogyakarta,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa hubungan komunikasi antara Cili dan Indonesia telah dirintis lebih dari 200 tahun dan terus terjaga dengan baik.

Selain membahas akar sejarah, pertemuan tersebut juga menyoroti kerja sama akademis dan riset yang telah berjalan solid antara Universitas Gadjah Mada (UGM) dan universitas Katolik di Cili. Kolaborasi ini mencakup berbagai bidang penting, mulai dari perubahan iklim, mitigasi bencana gempa bumi, hubungan internasional, biologi, hingga pertanian. Bahkan saat ini sedang dijajaki kemungkinan riset bersama di kawasan Antartika.

Ruang kerja sama ke depan juga akan diperluas, mencakup program pertukaran pelajar dan peneliti, pengelolaan warisan budaya, serta pengembangan sektor pertanian dan konstruksi.

Mulyoko

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor Menggema, Jhon Harimau: Hukum Para Koruptor!
APBK-P Aceh Singkil 2026 Dirancang Naik
Kodim 0708 Purworejo Gelar Bazar TNI Dan Serahkan Sembako Semarakkan HUT ke-81 TNI
Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan
Menolak Bodoh karena ‘Judol’*
Polres Aceh Singkil Mengucapkan Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71
Apel Pagi Rutin Kecamatan Bojongloa Kidul, Bahas Penandatanganan Kontrak Kerja
Emin Suryana (Zibril) Terpilih Memimpin Desa Taman Rahayu, Ajak Warga Kembali Bersatu
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 15:45 WIB

Petisi 26 Tolak Korupsi Kabupaten Bogor Menggema, Jhon Harimau: Hukum Para Koruptor!

Selasa, 22 September 2026 - 06:05 WIB

Kodim 0708 Purworejo Gelar Bazar TNI Dan Serahkan Sembako Semarakkan HUT ke-81 TNI

Selasa, 22 September 2026 - 04:07 WIB

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia di Rumahnya di Kesesi Pekalongan

Selasa, 22 September 2026 - 03:41 WIB

Menolak Bodoh karena ‘Judol’*

Selasa, 22 September 2026 - 03:37 WIB

Polres Aceh Singkil Mengucapkan Selamat Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71

Berita Terbaru

Daerah

Ponpes Yamisa Gelar Haul Akbar, Jamaah Membanjiri Lokasi

Selasa, 22 Sep 2026 - 23:16 WIB