Isak Tangis Warnai Pemakaman Sri Rahayu, PMI Asal Kebumen yang Meninggal di Jepang

- Penulis

Senin, 15 Juni 2026 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen , Kompas1.id
Suasana haru dan duka menyelimuti Desa Tlogosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Sabtu, 13 Juni 2026. Jenazah Sri Rahayu (21), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Kota Chitose, Prefektur Hokkaido, Jepang, akhirnya tiba di kampung halamannya setelah melalui proses pemulangan dari Jepang.

Kedatangan jenazah disambut oleh keluarga, kerabat, tetangga, dan warga setempat yang telah menunggu sejak pagi. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah tiba di rumah duka. Suasana semakin mengharukan ketika para pelayat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah sebelum dimakamkan.

Proses pemulangan jenazah berlangsung melalui jalur udara dari Jepang menuju Indonesia dan mendapat pendampingan dari pihak terkait. Setelah tiba di Indonesia, jenazah dibawa menuju Kebumen menggunakan ambulans yang telah disiapkan untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

Usai disemayamkan sejenak di rumah duka, jenazah Sri Rahayu kemudian dimakamkan di tempat pemakaman keluarga. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut mengantarkan almarhumah ke peristirahatan terakhirnya.

Kepergian Sri Rahayu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Tlogosari. Banyak warga mengenang almarhumah sebagai sosok yang ramah, baik, dan memiliki semangat untuk bekerja demi membantu perekonomian keluarga.

Keluarga berharap proses hukum terkait kasus yang menyebabkan meninggalnya Sri Rahayu di Jepang dapat berjalan dengan baik dan memberikan keadilan bagi almarhumah. Sementara itu, masyarakat turut menyampaikan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan

Penulis : Om haru OBF

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Akan Kaji Semua Fakta Persidangan Kasus Suap Impor di Bea Cukai
KNPI Teguhkan Muscam sebagai Motor Utama Kaderisasi dan Pemberdayaan Pemuda
Pisah Sambut Kepala Bapenda Kabupaten Bandung, Erwan Kusuma Pindah Tugas, Tatang Kusnawan Jabat Posisi Baru
WARGA BERSYUKUR MILIKI SERTIPIKAT TANAH GRATIS
​BEM BANTEN BERSATU KECAM KERAS PT. MANDIRI AGRO SAMBAS: RUSAK LINGKUNGAN, ANCAM KESEHATAN WARGA, DAN TINDAS HAK BURUH!
Google Chrome: Browser Cepat yang Menguasai Dunia Digital
Dandim 0412/LU Hadiri Ground Breaking Jembatan Aramco Perintis Garuda, Perkuat Konektivitas dan Dorong Ekonomi Warga Tubaba
KPK Luncurkan E-Learning ASN Berintegritas, Singkirkan Mentalitas “Persulit Daripada Permudah”
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 00:36 WIB

KPK Akan Kaji Semua Fakta Persidangan Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:30 WIB

KNPI Teguhkan Muscam sebagai Motor Utama Kaderisasi dan Pemberdayaan Pemuda

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:26 WIB

WARGA BERSYUKUR MILIKI SERTIPIKAT TANAH GRATIS

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:22 WIB

​BEM BANTEN BERSATU KECAM KERAS PT. MANDIRI AGRO SAMBAS: RUSAK LINGKUNGAN, ANCAM KESEHATAN WARGA, DAN TINDAS HAK BURUH!

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:00 WIB

Google Chrome: Browser Cepat yang Menguasai Dunia Digital

Berita Terbaru