Kebumen , Kompas1.id
Suasana haru dan duka menyelimuti Desa Tlogosari, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Sabtu, 13 Juni 2026. Jenazah Sri Rahayu (21), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Kota Chitose, Prefektur Hokkaido, Jepang, akhirnya tiba di kampung halamannya setelah melalui proses pemulangan dari Jepang.
Kedatangan jenazah disambut oleh keluarga, kerabat, tetangga, dan warga setempat yang telah menunggu sejak pagi. Tangis keluarga pecah saat peti jenazah tiba di rumah duka. Suasana semakin mengharukan ketika para pelayat memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah sebelum dimakamkan.
Proses pemulangan jenazah berlangsung melalui jalur udara dari Jepang menuju Indonesia dan mendapat pendampingan dari pihak terkait. Setelah tiba di Indonesia, jenazah dibawa menuju Kebumen menggunakan ambulans yang telah disiapkan untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai disemayamkan sejenak di rumah duka, jenazah Sri Rahayu kemudian dimakamkan di tempat pemakaman keluarga. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang turut mengantarkan almarhumah ke peristirahatan terakhirnya.
Kepergian Sri Rahayu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Desa Tlogosari. Banyak warga mengenang almarhumah sebagai sosok yang ramah, baik, dan memiliki semangat untuk bekerja demi membantu perekonomian keluarga.
Keluarga berharap proses hukum terkait kasus yang menyebabkan meninggalnya Sri Rahayu di Jepang dapat berjalan dengan baik dan memberikan keadilan bagi almarhumah. Sementara itu, masyarakat turut menyampaikan doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan
Penulis : Om haru OBF














